Guru Menulis

Protein Ini Bermanfaat untuk Mengingat

Oleh: Esti  D. Purwitasari mepnews.id – Bagi yang punya masalah dengan memori, punya masalah dengan mengingat, alias mulai pikun, saya bawa kabar baik. Para ilmuwan berhasil menemukan protein yang bermanfaat mengatasi masalah kehilangan ingatan dan gangguan stres pasca-trauma. Protein itu dinamai RPT6, dan bisa didapati di seluruh tubuh. Ini salah satu sub-unit dari kompleks proteasom

Read More

Kecanduan Kortisol

Oleh: Esti D. Purwitasari mepnews.id – Hormon kortisol adalah hormon stress. Disebut sebagai hormon stress karena kortisol menyediakan energi yang melimpah bagi tubuh ketika seseorang sedang berada di bawah tekanan atau sedang stress. Pertanyaannya, adakah orang yang ‘kecanduan’ kortisol? Ada. Kalau Anda menemui orang-orang yang ‘suka cari masalah’ atau ‘suka ribut’ maka mereka bisa ditengarai

Read More

Yuk, Waspadai Kondisi Prenatal Depression

Oleh: Esti D. Purwitasari mepnews.id – “Saya heran dengan Fulin. Sudah menikah, sedang hamil, eh koq malah tampak sedih,” begitu seorang teman mengabari saya tentang teman yang lain. “Sedih, bagaimana?” saya menyelidiki. “Aslinya di kan ceria. Tapi, saat kandungannya membesar, ia jadi lain sekali. Jadi pemurung, tampak kelelahan. Biasanya dia senang sekali kalau saya ajak

Read More

Adrenaline Rush, Sensasi Bahaya Berujung Lega

Oleh: Esti D. Purwitasari mepnews.id – Suatu sore, datang seorang teman yang tidak neko-neko. Saya sebut begitu karena saya kenal betul karakternya; suka keadaan tenang, rutin, cukup rentan, tidak nyaman dengan risiko, tidak terbiasa dengan kondisi stressful. Maka, ia tentu menghindari aktivitas berisiko. Tapi, entah ada omon-omon dari mana, tiba-tiba dia curhat, “Mbak, aku bosan

Read More

Multitasking Itu Hebat, Tapi….

Oleh: Esti D. Purwitasari mepnews.id – Waktu itu, bangga sekali rasanya saya bisa multi-tasking. Saya bisa mengerjakan dua atau mungkin tiga pekerjaan dalam satu waktu. Drafting surat, sambil menelpon, kadang masih nyambi tanda tangan rapor atau beberapa dokumen. Atau, bisa mendengarkan teman sedang curhat, sembari sesekali menatap layar Zoom yang ‘off-cam‘ sebagai peserta seminar online.

Read More

Kenapa Orang Mudah Baperan?

Oleh: Esti D. Purwitasasi mepnews.id – Aan: Gimana, In? Jadi nonton bareng? Iin: Mendung, An. Aku males. Aan: Mendung kan bukan berarti mau hujan. Iin: Iya juga, sih. Lama PDKT pun bukan berarti bisa jadian. Maaf, jadi baper. Aan: ??!*🤨🥸##🥸😟%&…? ……….. Pembaca yang budiman, istilah ‘baper’ berasal dari singkatan ‘bawa perasaan’. Orang yang mudah baperan

Read More

ROCD, Suka Banget Cari-cari Kesalahan Pasangan

Oleh: Esti D. Purwitasari mepnews.id – Ada seorang teman yang curhat pada saya. Intinya, ia merasa tak nyaman karena pasangannya belakangan ini lebih fokus ke berbagai kekurangannya, kesalahannya, dan hal-hal negatif lainnya. Dia bingung apakah ini pertanda pasangannya sudah tidak lagi sayang padanya atau sedang punya orang lain. Pembaca yang budiman, saya tidak ungkapkan lebih

Read More

Apa Benar Suka Main Video Game Kekerasan Bisa Mengarah ke Kekerasan Betulan?

Oleh: Esti D. Purwitasari mepnews.id – “Mbak, gimana ya anakku ini? Tiap hari sukanya main video game saja. Gak di laptop, gak di hape, yang dibuka cuma game,” begitu curhatan tetangga kompleks perumahan. “Video game apa, Mbak?” saya balik bertanya. “Entah, apa saja. Pokoknya yang banyak tembak-tembakan, pukul-pukulan, atau perkelahian.” “Oh, senengnya video game kekerasan?” tanya saya

Read More

Cinta dan Banjir Dopamin dalam Otak

Oleh: Esti D. Purwitasari mepnews.id – “Te, saat ketemu Si Fulan, saya deg-degan banget. Badan jadi panas-dingin. Tapi, setelah itu, rasanya sangat senang,” begitu curhatan ponakan saya. “Heh, kamu belajar pacaran ya? Mulai kenal jatuh cinta, ya?” saya menimpali. “Hati-hati, tetap jaga diri. Jaga nama baik diri sendiri dan keluarga.” ……… Pembaca yang budiman, pernahkah

Read More

Alter Ego, Saat Kita Punya Diri yang Lain

Oleh: Esti D. Purwitasari mepnews.id – Istilah ‘alter ego‘ berasal dari bahasa Latin yang berarti ‘aku yang lain. Secara populer, ini diartikan sebagai ‘diri kedua’ atau ‘diri yang lain’ yang dipercaya berbeda dengan kepribadian yang sebenarnya. Jadi, seseorang merasa punya diri alternatif selain dirinya sendiri. Awalnya, istilah ini dipakai para psikolog abad ke-19 saat menemui

Read More