GKB 5 UMM Resmi Beroperasi

mepnews.id – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) meluncurkan Gedung Kuliah Bersama (GKB) 5 di kompleks Rumah Sakit UMM. Gedung sebelas lantai setinggi 45 meter berkonsep green building ini diresmikan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof Dr Haedar Nashir MSi pada 11 Juni 2026. Fasilitas ini didedikasikan sebagai pusat pendidikan medis bagi mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) dan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES).

Haedar memberikan apresiasi kepada jajaran pimpinan UMM karena dinilai tak pernah lelah berinovasi dan sukses menyulap kawasan menjadi pusat pendidikan kedokteran. Ia menegaskan, UMM membuktikan posisinya sebagai barometer kemajuan bagi 164 Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) di seluruh Indonesia.

“UMM Malang telah membangun dasar kemajuan yang kuat dan menanamkan tradisi besar bagi seluruh sivitas akademika untuk selalu memiliki visi yang luas ke depan serta menjadi pelopor dalam kemajuan,” tegasnya, lewat situs resmi umm.ac.id.

Kemegahan GKB 5 merupakan cerminan tradisi keunggulan Kampus Putih dalam mencetak tenaga kesehatan profesional. Lulusan UMM tidak hanya dituntut cerdas secara keilmuan tetapi juga wajib memiliki karakter, integritas, dan akhlak mulia sebagai landasan utama saat melayani masyarakat.

“Gedung GKB 5, Rumah Sakit UMM, serta seluruh ekosistem kampus UMM menjadi bukti nyata Muhammadiyah yang terus maju, Islam yang berkemajuan, dan UMM sebagai pelopor kemajuan,” imbuhnya.

Rektor UMM, Prof Dr Nazaruddin Malik MSi, menjelaskan keistimewaan utama gedung ini terletak pada kemandirian proses pembangunannya. Gedung ini dirintis sejak 2023 serta dirancang dan dikerjakan para ahli internal kampus. “Gedung ini murni swadaya dan swakelola, termasuk desain perencanaan sampai pelaksanaannya oleh tim Universitas Muhammadiyah Malang beserta beberapa konsultan.”

Berdiri di atas lahan seluas dua hektar, struktur tahan gempa ini mengusung arsitektur ramah lingkungan yang diformulasikan khusus untuk menekan polusi, memaksimalkan pencahayaan alami, dan memastikan sirkulasi udara sehat. Gedung ini dilengkapi puluhan laboratorium berstandar internasional, sarana olahraga, sistem pengolahan limbah khusus yang terpisah, hingga auditorium megah. Pembangunan infrastruktur berkualitas tinggi ini menjadi langkah visioner UMM untuk memastikan para lulusannya siap, cerdas, dan tangguh.

Nazaruddin berharap peresmian ini membawa keberkahan dan menjadi dorongan moral UMM untuk terus berkontribusi secara nyata bagi negara. “Mudah-mudahan peresmian ini sekaligus menjadi doa bagi kita semua dan UMM khususnya untuk berani maju terus ke depan memberikan kontribusi yang terbaik bagi bangsa.”

Berdirinya GKB 5 menambah daftar prestasi infrastruktur fisik UMM sekaligus menjadi tonggak sejarah standar pendidikan medis di Indonesia. Melalui integrasi ilmu kesehatan, teknologi mutakhir, dan nilai-nilai keislaman, UMM memantapkan langkah dalam melahirkan generasi tenaga medis prima yang siap menjawab tantangan kesehatan global di masa depan.(Alban Hogantara)

Facebook Comments

POST A COMMENT.