Kembangkan Solusi di ITS Vectra Expo

mepnews.id – Departemen Teknik Geomatika, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), menghadirkan wadah inovasi dan kolaborasi melalui Vectra Expo 2026 di Gedung Balai Pemuda Surabaya, 3 Juni 2006.

Direktur Pengembangan Akademik dan Inovasi Pembelajaran ITS, Prof Dr Ir Aulia Siti Aisjah MT, menyampaikan apresiasinya pada gelaran capstone design yang mampu menghadirkan gagasan inovatif dalam menjawab tantangan dalam masyarakat.

“Kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah implementasi teori di perkuliahan tetapi juga diharapkan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas,” tuturnya, lewat situs resmi its.ac.id.

Ketua Pelaksana Vectra Expo 2026 Faris Muhammad Danish Habibi menjelaskan, kegiatan ini bagian dari implementasi pembelajaran kemah kerja yang mengintegrasikan berbagai kompetensi mahasiswa. Mahasiswa merancang solusi berbasis teknologi sesuai bidang peminatan pada lima laboratorium di Departemen Teknik Geomatika ITS, yakni Laboratorium Geomarine Laboratory, Geospatial, Geodesy and Geodynamics, Geoinformatics, serta Surveying and Cadastre.

Mahasiswa Departemen Teknik Geomatika ITS itu mengungkapkan, 23 karya inovatif yang dipamerkan mengangkat isu strategis mulai lingkungan, mitigasi bencana, kesehatan, tata kota, hingga pelestarian budaya.

Salah satu inovasi yang menarik bertajuk MUSEEUM, sebuah sistem integrasi WebGIS dan virtual tour untuk mendukung digitalisasi museum di Kota Surabaya dengan menggunakan virtual reality (VR). Inovasi lain juga ditujukan mengoptimalisasikan aktivitas ekonomi di Pasar Tunjungan WebGis Interaktif e-Economic Tunjungan Market. Mahasiswa juga mengembangkan ITSafe, sistem berbasis WebGIS untuk mengidentifikasi kerawanan kekerasan seksual di lingkungan kampus. Inovasi KepuTrack, platform GIS partisipatif, memungkinkan masyarakat melaporkan berbagai permasalahan lingkungan secara langsung kepada pemerintah kelurahan. Berbagai inovasi menunjukkan bagaimana teknologi geospasial dapat dimanfaatkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat secara lebih efektif dan berbasis data.

Selain pameran karya, Vectra Expo 2026 juga menghadirkan sesi talkshow membahas peran teknologi geomatika untuk mitigasi dampak iklim dan lingkungan. Melalui forum ini, mahasiswa dan pengunjung diajak memahami bagaimana teknologi geospasial dapat menjadi instrumen penting dalam mendukung pembangunan yang lebih adaptif dan berkelanjutan.

Antusiasme datang dari berbagai mitra yang terlibat dalam kegiatan pameran mahasiswa. Inovasi yang dihasilkan mahasiswa mampu memberikan alternatif solusi terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi di lapangan. Pendekatan berbasis data dan teknologi yang ditawarkan mahasiswa membantu mempercepat proses identifikasi masalah sekaligus penyusunan rekomendasi kebijakan yang lebih tepat sasaran.

Melalui Vectra Expo 2026, Faris berharap agar Departemen Geomatika ITS bisa lebih memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, industri, dan masyarakat dalam menyelesaikan berbagai tantangan pembangunan. (Hani Aqilah Safitri)

Facebook Comments

POST A COMMENT.