Nestlé Sumbangkan Lathe Machine ke Polinema

mepnews.id – Nestlé Indonesia, melalui Pabrik Kejayan, menyerahkan mesin bubut (lathe machine) kepada Politeknik Negeri Malang (Polinema). Inisiatif ini bagian dari upaya perusahaan mendukung peningkatan keterampilan (upskilling) talenta muda di sektor vokasi, sekaligus menjawab kebutuhan industri akan sumber daya manusia kompeten dan siap kerja.

Dikabarkan situs resmi polinema.ac.id, Nestlé mendorong pemberdayaan generasi muda melalui inisiatif Nestlé Needs YOUth sebagai bagian dari komitmen global. Rangkaian program ini berfokus pada pengembangan keterampilan, akses terhadap peluang kerja, serta peningkatan kesiapan kerja bagi kaum muda, di dalam ekosistem Nestlé maupun di masyarakat luas. Program ini wujud nyata peran perusahaan dalam meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat – termasuk melalui pembangunan kapasitas talenta lokal.

Inisiatif ini sejalan dengan prinsip Creating Shared Value (CSV) pilar utama bisnis Nestlé. Perusahaan berkomitmen menciptakan manfaat bersama bagi seluruh pemangku kepentingan, termasuk konsumen, komunitas, dan lingkungan. Melalui pendekatan ini, Nestlé tidak hanya berfokus pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga memastikan kontribusi positif yang berkelanjutan di sepanjang rantai nilai perusahaan.

Imelda Mayasari, Factory Manager Nestlé Indonesia Kejayan, mengatakan, “Di Nestlé, kami percaya generasi muda memegang peran penting dalam membentuk masa depan. Melalui inisiatif seperti ini, kami berupaya membuka lebih banyak peluang bagi talenta muda untuk mengembangkan keterampilan relevan dengan kebutuhan industri. Donasi mesin bubut ini salah satu langkah kami mendukung proses pembelajaran vokasi agar lebih aplikatif dan selaras dengan dunia kerja.”

Inisiatif ini bagian dari kemitraan berkelanjutan antara Nestlé Indonesia, khususnya Pabrik Kejayan, dan Polinema dalam memperkuat kapabilitas teknis serta kesiapan tenaga kerja lokal agar selaras dinamika kebutuhan industri. Kolaborasi sebelumnya diwujudkan melalui berbagai program pengembangan keterampilan. Polinema sebagai mitra strategis dalam memberikan pembekalan kepada peserta. Upaya ini mencakup pelatihan autonomous operator serta program upskilling operator yang menjadi bagian dari inisiatif perusahaan. Keberlanjutan kemitraan ini membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dalam mendukung pengembangan talenta muda di Jawa Timur.

Direktur Polinema, Ir Supriatna Adhisuwignjo ST MT, menyebut kolaborasi ini sebagai bentuk sinergi antara dunia industri dan pendidikan. “Kami menyambut baik dukungan yang diberikan Nestlé Indonesia melalui donasi mesin bubut. Fasilitas ini akan memperkaya proses pembelajaran praktik mahasiswa, sehingga dapat memperoleh pengalaman lebih komprehensif dan mendekati kondisi nyata di industri. Kami percaya kolaborasi ini semakin memperkuat kesiapan lulusan kami untuk berkontribusi secara optimal di dunia kerja.”

Facebook Comments

POST A COMMENT.