Dari UMM, Kembangkan Bisnis Spa di Polandia

mepnews.id – Bisnis menggerakkan naluri Galang untuk mengembangkan diri di luar negeri. Menghadapi berbagai tantangan, alumnus Program Studi Agribisnis Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) angkatan 2011 ini sekarang malah mengelola bisnis spa di Polandia.

Setelah mencoba bekerja sebagai salesman dan membuka lapangan kerja di negeri sendiri, Galang mantap untuk bertarung di luar negeri. Sejak 2017, ia mencoba mendapatkan visa kerja ke Australia, Selandia Baru, dan Kanada, tapi semua gagal. Lalu, ia membidik Polandia yang minim lirikan pekerja Indonesia.

Ia berangkat ke Polandia pada Mei 2021. Setibanya di negeri Eropa Timur itu, kenyataan keras langsung menyapa. Tanpa modal kemampuan bahasa yang mumpuni, ia bekerja apa saja untuk sekadar bertahan hidup.

“Saya bekerja sebagai petugas kebersihan gudang yang tidak terlalu membutuhkan ketrampilan bahasa. Kerja saya dari membersihkan area produksi, mengangkut kardus, hingga membersihkan sisa limbah kerja setiap hari. Pengalaman berat, tetapi justru itu menjadi fase penting untuk belajar bertahan, memahami budaya kerja Eropa, dan membentuk mental perantau,” kata ia lewat situs resmi umm.ac.id edisi 19 Mei 2026.

Lalu, Galang pindah kerja menjadi pegawai restoran kebab. Hampir tiga setengah tahun di sini, ia mulai menyerap bahasa Polandia, mempelajari sistem pajak, memahami legalitas usaha, dan mencari celah bisnis di Eropa.

Ia menyadari, kesuksesan di luar negeri membutuhkan kejelian melihat peluang. “Banyak orang ke luar negeri hanya menjadi bekerja biasa, tapi ada juga yang mencoba membangun sesuatu yang lebih besar,” katanya.

Akhirnya, ia melihat peluang di bisnis relaksasi bertema Asia yang masih langka di Polandia. Menggandeng terapis asal Bali, Galang merintis bisnis spa dan pijat kebugaran. Tapi ia belum benar-benar melepas pekerjaan di restoran kebab untuk menopang keuangan.

“Membangun usaha di Eropa tidak sesederhana membuka bisnis di Indonesia. Saya harus memahami regulasi sangat detail, mulai dari pajak perusahaan, keamanan pelanggan, administrasi usaha, hingga kewajiban menggunakan jasa lawyer dan akuntan,” jelas Galang.

Galang membuka bisnis Salon Masażu Tera Thai – Azjatyckie Masaże Tradycyjne (Salon Pijat Tera Thai – Pijat Tradisional Asia) di Jalan Redłowska 37, Gdynia. Salon pijat tradisional Asia ini terkenal dengan suasana menenangkan dan staf ramah, yang ideal untuk menghilangkan stres setelah bekerja. Karena banyak pelanggan mengaku puas atas layanannya, Galang berencana membuka cabang di kota Gdansk yang lebih besar.

Kisah Galang ini memberikan pesan kuat bagi generasi muda; kesuksesan di negeri orang bukanlah seperti undian berhadiah, melainkan hasil dari ketahanan mental, kemauan beradaptasi, dan keberanian mengambil risiko. “Kita tidak pernah tahu rezeki ada di mana kalau kita tidak berani mencoba dan terus belajar,” kata Galang. (Vivin Dwi)

Facebook Comments

POST A COMMENT.