Literasi

Workshop Sehari, Lahirlah Mozaik Banyuwangi

mepnews.id – Gelora literasi di ujung timur tanah Jawa makin membara. Sudah bermunculan sejumlah karya sastera terkemuka dari bumi Banyuwangi. Salah satunya, buku antologi berjudul Mozaik Banyuwangi. Buku ini karya nyata dari workshop sehari seiring dengan safari literasi Duta Baca Nasional Gol-A-Gong di Banyuwangi pada 8 Februari 2022. Workshop diikuti sejumlah guru, siswa, dan aktivis literasi

Read More

Jam Lima Tuban, Membumikan Literasi

mepnews.id – Kegiatan hari kedua, 26 Juni 2022, Jam Lima (Jambore dan Literasi Madrasah) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban dimulai pukul 08.00. Kegiatan dipusatkan di MTs Syiar Islam Desa Maibit, Kecamatan Rengel. Menggunakan 32 ruang kelas, peserta dibagi ke dalam kelas cerpen untuk MI, MTs dan MA, kelas puisi untuk MI, MTs, MA, kelas dongeng

Read More

FRB Peduli Literasi Bedah Buku Penulis Rogojampi

mepnews.id – Gerakan literasi semakin berkembang di Kabupaten Banyuwangi-Jawa Timur. Tidak hanya di dunia pendidikan semata. Kali ini Forum Rogojampi Bersatu (FRB) menggelar diskusi dan bedah buku berjudul Setelah Kalah, Setelah Menang, karya Moh. Husen yang berdomisili di Rogojampi. Ketua FRB, Irfan Hidayat, menyampaikan kepada awak media, selain untuk memperkaya khasanah literasi anggota FRB dan masyarakat

Read More

Ada Cinta di Dalam Buku

oleh: Joni Liwu mepnews.id – Paket buku yang baru kuterima itu langsung kucecar isinya. Pertama, tentu aku ingin melihat kisahku yang terangkum dalam 33 cerpen bertajuk A Book of Love. Dalam daftar isi buku antologi tersebut, judul tulisanku ada di urutan ke sepuluh. ‘Bukumu Aku Pinjam’ demikian judulnya. Kisah berawal ketika kepala sekolah meminta seorang guru

Read More

Safari Literasi GolAGong Singgah di Surabaya

mepnews.id – Pagi akhir Januari 2022, pelataran Dinas Perpustakaan dan Kearsiapan Provinsi Jawa Timur tampak beda. Tidak tampak kendaraan parkir di pelataran Gedung di Jalan Menur Pumpungan Nomor 32 Surabaya itu. Semua parkir di luar. Halaman parkir diubah menjadi display pameran. Tampak mobil dinas Perpusnas yang dipakai bersafari oleh Duta Baca Indonesia GolAGong, mobil berlogo

Read More

Buku Baru, Penuh Refleksi

mepnews.id – Moh. Husen, penulis asal Banyuwangi, meluncurkan karyanya yang keempat. Buku berjudul Setelah Kalah, Setelah Menang itu terbit pertengahan Januari 2022. Dikonfirmasi via WhatsApp, Husen menjelaskan, buku dengan sampul dominan warna coklat itu ber-ISBN 978-623-5556-78-9. Di dalamnya ada kata pengantar dari penulis sekaligus ketua Lesbumi PCNU Banyuwangi, Taufiq Wr. Hidayat. Sebelumnya, sudah tiga buku

Read More

PK PMII Ibrahimy Banyuwangi Berharapkan Punya Karya Tulis

mepnews.id – Bertempat di aula Musholla Al-Husna di dusun Canga’an desa Genteng Wetan Kecamatan Genteng, Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PK PMII) Kabupaten Banyuwangi menggelar acara Sinau Jurnalistik. Meski hujan deras dan jumlah peserta terbatas, namun Sinau Jurnalistik pada Minggu siang 9 Januari 2022 ini berjalan sangat gayeng, akrab dan mendalam. Para peserta dipersilakan bertanya

Read More

Bedah Naskah Sambil Nulis Bareng

Oleh: Adriono mepnews.id – Seperti halnya minum kopi, ternyata menulis antologi bisa nagihi. Bikin ketagihan. Para cikgu SMP Sekolah Alam Insan Mulia (SAIM) Surabaya tengah mengalami. Tahun 2020, mereka sukses menerbitkan buku perdana berjudul “Digital Class ala Sekolah Alam, Inovasi Pembelajaran di Masa Pandemi.” Kini para pendidik itu bersemangat bikin seri berikutnya. Karena karya kedua, maka

Read More

Menulis dan Teori

Oleh: Moh. Husen* mepnews.id–Sebuah pemikiran boleh-boleh saja berteriak: “Siapa yang bilang menulis itu mudah? Coba kita lihat bersama seperti apa hasil dia menulis. Lha wong perihal titik koma spasi dan huruf besar kecil saja belepotan kayak gini kok…” Waduh. Saya juga ngeri kalau sudah ditabrak perihal tata bahasa, KBBI, PUEBI, dan sejenisnya. Saya sendiri hanya

Read More

Menulis dan Ralat

Oleh: Moh. Husen* mepnews.id – Tahun 2018, saya pernah menulis, judulnya ‘Kiai Palsu’. Saya sodorkan ke Pimred saya. Beliau langsung merespon agar judulnya diralat. Orang lebih sering baca judul daripada baca isi, kata Pak Pimred. Saya pun oke. Tidak ada keberatan sedikit pun. Tidak alot. Saya tidak mendebat bahwa maksud dari Kiai Palsu tersebut adalah

Read More