Breaking News
- NewsUnesa Sediakan Ruang Laktasi, Daycare, dan Area Bermain Anak
- HeadlineUndiksha Badminton Open III Jaring 323 Atlet
- NewsUKM PA Leuser USK Gelar Pelatihan Manajemen Bencana di Gayo Lues
- NewsDispendik Surabaya Minta Outing Class di Dalam Kota Saja
- HeadlinePerguruan Tinggi dan Sekolah Terdampak Karhutla
- Guru MenulisKesepian Bisa Mengambil Jatah Kesehatan Hampir Enam Tahun
- NewsMahasiswa Unud Berempati pada Pengantre BBM
- Kabar SekolahSRMA 36 Bojonegoro Gandeng Unigoro untuk Robotika dan Aeromodelling
- HeadlineUnair dan AUN-HPN Tebar Benih Gurame di Kalimas
- NewsDosen Ummi Kenalkan Budaya Sunda di Malaysia
Waspadai Risiko di Balik Cuaca Mbediding
mepnews.id – Belakangan ini, cuaca cenderung dingin meski harusnya sudah memasuki musim kemarau. Kondisi dingin ekstrem alias mbediding ini memberi potensi gangguan bagi kesehatan manusia dan keseimbangan lingkungan. Wahid Dianbudiyanto ST MSc, pakar Teknik Lingkungan, Universitas Airlangga, menyebut mbediding sebagai penurunan tajam suhu udara pada malam hari akibat hilangnya lapisan awan penutup selama musim kemarau.
Read More

