mepnews.id – Universitas Mataram (Unram) memperluas ruang pembelajaran dan pertukaran budaya internasional di Nusa Tenggara Barat melalui peresmian King Sejong Institute (KSI) Mataram, Senin 24 Agustus 2026. Berlokasi di Ruang Sidang Senat, Rektorat, peresmian ini menandai hadirnya pusat pembelajaran bahasa dan kebudayaan Korea pertama di Pulau Lombok sekaligus membuka akses lebih luas bagi sivitas akademika dan masyarakat untuk mengenal bahasa serta budaya Korea terstandar.
Dikabarkan situs resmi unram.ac.id, KSI Mataram merupakan bagian dari penguatan kerja sama internasional Unram dengan Seoul National University (SNU). Kolaborasi ini diarahkan pada pembelajaran bahasa, sekaligus ruang untuk mempertemukan masyarakat Lombok dengan kebudayaan Korea melalui pendidikan, seni, dan pertukaran pengalaman lintas budaya.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unram, Dr Sujita ST MT, bersama Wakil Presiden Bidang Pendidikan SNU, Lee Jun-jeong, dan Direktur KSI Mataram, Dr Baharuddin MHum, sama-sama mengapresiasi terwujudnya KSI Mataram.
KSI Mataram diharapkan dapat memperluas wawasan global sekaligus memberikan kesempatan bagi sivitas akademika dan masyarakat untuk mengembangkan kompetensi bahasa yang relevan dengan semakin terbukanya hubungan pendidikan dan budaya antara Indonesia dan Korea Selatan.
Peresmian ditandai dengan penyerahan sertifikat penunjukan dan pemotongan pita secara simbolis. Prosesi juga dihadiri Kepala Kantor Urusan Internasional Unram I Wayan Agus Arimbawa ST MSc PhD, Kepala Urusan Kemahasiswaan SNU Na Jong-yeon, serta Direktur Kontribusi Sosial Global SNU Seo Kyo.
Pembukaan KSI Mataram juga menghadirkan pertukaran budaya melalui pertunjukan seni dari kedua negara. Tari Gandrung khas Sasak yang dibawakan mahasiswi Unram menjadi pembuka. Lalu, ada penampilan Pansori dan Binari yang sarat doa keselamatan oleh Kim So-won lulusan Fakultas Musik SNU.
Interaksi budaya kemudian diperkaya melalui kolaborasi penampilan Arirang Poetique gubahan Profesor Lee Ji-soo dari SNU, yang dibawakan Lee Eun-saem dan Kim So-won bersama para penari mahasiswi Unram. Rangkaian pertunjukan ditutup dengan penampilan bersama melalui lagu Beautiful Country yang memperlihatkan bagaimana ruang akademik dapat berkembang menjadi ruang perjumpaan dan apresiasi budaya antarmasyarakat.
Peresmian KSI yang dilandasi kepercayaan dan kemitraan erat antara kedua institusi diharapkan dapat menjadi pijakan utama dalam menghadirkan akses pembelajaran bahasa Korea yang terstandar dan apresiasi budaya yang berkelanjutan di wilayah Lombok, serta semakin banyaknya interaksi akademik dan budaya, serta membuka peluang kolaborasi baru yang dapat memberi manfaat bagi civitas akademika maupun masyarakat.



POST A COMMENT.