Karhutla, UBT Tetap Kuliah

mepnews.id – Perkuliahan semester ganjil di Universitas Borneo Tarakan (UBT) tetap berlangsung meski ada kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kebakaran batu bara di kawasan Pantai Amal. Saat ada penutupan beberapa akses jalan di kawasan terdampak, perkuliahan semester ganjil UBT tetap dimulai pada 25 Agustus 2026.

Kondisi perkuliahan masih normal, namun pihak kampus terus memantau perkembangan situasi, termasuk kondisi asap dan dampak penutupan akses jalan kawasan Pantai Amal. “Senin ini kami memulai perkuliahan sambil kita lihat perkembangannya bagaimana,” ujar Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UBT, Dr Arifin, dikutip benuanta.co.id.

Penutupan jalan tidak terlalu berdampak signifikan pada sebagian besar mahasiswa dari kawasan pusat kota maupun wilayah lain. Dampak lebih dirasakan mahasiswa yang tinggal atau kos di kawasan Amal Lama.

Sebelumnya, pada 4 Agustus, UBT mengukuhkan 2.137 mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027 di GOR Tipe B Kota Tarakan. Dikabarkan ubt.ac.id, pengukuhan yang dilaksanakan melalui Rapat Senat Terbuka segera dilanjutkan dengan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026 pada 4 – 5 Agustus.

Usai PKKMB, Rektor secara simbolis menyerahkan mahasiswa baru pada masing-masing Dekan Fakultas. Setelah penyerahan, mahasiswa mengikuti pengenalan kampus tingkat fakultas pada 6-7 Agustus untuk mendalami iklim akademik, struktur organisasi, dan sistem pelayanan secara lebih spesifik.

Facebook Comments

POST A COMMENT.