mepnews.id – Universitas Nusa Cendana (Undana) memberangkatkan Tim Kemanusiaan tahap pertama 20 personel menuju Pulau Flores guna melakukan asesmen awal serta mendistribusikan bantuan bagi korban gempa Magnitude 7,7 yang mengguncang pada 15 Agustus 2026.
Dikabarkan situs resmi undana.ac.id edisi 19 Agustus, langkah tanggap darurat ini jawab sosial dan aplikasi nyata ilmu pengetahuan perguruan tinggi di tengah musibah yang menimpa masyarakat Flores. Tim di lokasi bertugas memetakan kebutuhan secara akurat, mendistribusikan bantuan logistik darurat, sekaligus meletakkan dasar bagi program pemulihan pascabencana jangka panjang.
Misi kemanusiaan dilepas di Lobi Rektorat Undana oleh Wakil Rektor III Dr Rudi Rohi MSi didampingi Wakil Rektor I Prof Dr drh Annytha I. R. Detha MSi. Dalam sambutannya, Dr. Rudi mengungkapkan, “Duka itu memang terjadi dan kita semua merasakannya. Dalam suasana bencana, kita harus saling bergandengan tangan. Apa pun kontribusi yang kita berikan untuk membantu saudara-saudara kita yang mengalami musibah, akan sangat berarti.”
Pembina Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Undana, Nixon Rammang SHut MSi, menyampaikan tim ini merepresentsikan seluruh institusi Undana dan Mapala sebagai salah satu ujung tombak operasional lapangan. Tim tahap awal ini mencakup sembilan anggota Mapala, enam mahasiswa, serta unsur dosen. Tim memberangkatkan armada kendaraan mengangkut sembako dan perlengkapan pendukung yang dihimpun sesuai data kebutuhan awal.
Tim gelombang pertama dijadwalkan ada di lokasi bencana kurang lebih seminggu dengan tugas utama melakukan pengamatan riil dan menyusun laporan tertulis serta visual sebagai bahan pertimbangan pimpinan Undana dalam mengambil kebijakan penanganan lanjutan. Data hasil asesmen ini akan digunakan sebagai acuan penetapan program KKN Tematik pada gelombang kedua yang akan berada di lokasi dalam jangka waktu lebih panjang.
Sebagian besar mahasiswa yang dilibatkan dari Flores. Vento Taneo, perwakilan mahasiswa dari Resimen Mahasiswa (MENWA) Undana, menyatakan keberangkatan tim untuk memberikan bantuan fisik sekaligus dukungan moral agar warga terdampak segera pulih dan bangkit kembali.
Undana menegaskan komitmen untuk tidak sekadar menjadi rumah ilmu pengetahuan, melainkan juga institusi yang hadir secara konkrit membawa empati, bantuan, dan kepedulian bagi masyarakat Flores.



POST A COMMENT.