mepnews.id – Melalui sejumlah langkah kemanusiaan, Universitas Mataram (Unram) menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak gempa.
Salah satunya, dengan memberikan pembebasan Uang Kuliah Tunggal (UKT) kepada 138 mahasiswa asal NTT. Dikabarkan situs resmi unram.ac.id edisi 20 Agustus 2026, ini bagian dari komitmen Unram dalam memberikan dukungan mahasiswa yang terdampak bencana di daerah asalnya.
Selain dukungan bagi mahasiswa, Unram mengerahkan sumber daya untuk membantu penanganan masyarakat terdampak gempa khususnya di Manggarai Timur. Sebanyak 16 tenaga medis yang terdiri atas dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya diberangkatkan ke lokasi dan sudah memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat terdampak. Tim juga membawa obat-obatan serta perlengkapan medis yang dibutuhkan.
Dukungan kemanusiaan Unram juga diperkuat dengan pemberangkatan 23 mahasiswa relawan BEM Unram yang didampingi tiga dosen yang membawa bantuan berupa makanan dan kebutuhan pokok bagi masyarakat terdampak gempa.
Unram juga menugaskan dua kelompok dosen dan dokter dengan total 21 orang melalui program Pengabdian Berdampak. Tim ini menjalankan proyek kemanusiaan di lokasi terdampak dengan melibatkan dokter Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) serta mahasiswa.
Selain mengirimkan bantuan dan sumber daya manusia, Unram juga membuka penggalangan donasi dari sivitas akademika dan masyarakat. Donasi yang terkumpul nantinya disalurkan langsung melalui Rektor Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang untuk mendukung penanganan dan pemulihan masyarakat terdampak.
Seluruh pembiayaan pengiriman tim medis, relawan mahasiswa, maupun tim Pengabdian Berdampak, ditanggung Unram. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Unram untuk hadir dan bergotong royong membantu masyarakat NTT menghadapi dampak bencana gempa bumi.



POST A COMMENT.