KKN UIN Imam Bonjol di Nagari Bukik Batabuah Berakhir

mepnews.id – Kuliah Kerja Nyata (KKN) ke-52 UIN Imam Bonjol Padang 2026 di Nagari Bukik Batabuah, Kecamatan Canduang, Kabupaten Agam, berakhir pada 21 Agustus 2026. Sebanyak 24 mahasiswa KKN skema reguler menghadirkan berbagai program yang menyentuh bidang pendidikan, keagamaan, sosial kemasyarakatan, lingkungan, hingga pengembangan potensi wisata nagari. Mereka didampingi Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr Najmah Sayuti SAg MA MPhil melaksanakan pengabdian di bawah koordinasi Pemerintah Nagari yang dipimpin Wali Nagari Firdaus.

Dikabarkan situs resmi uinib.ac.id, para mahasiswa menjalankan sejumlah program kerja yang dirancang untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat. Yang jadi perhatian adalah pengembangan Tabek Gadang melalui pembuatan gapura, papan informasi, dan plang informasi. Program ini untuk memperkuat keberadaan Tabek Gadang sekaligus mendorong potensinya sebagai salah satu destinasi wisata syariah di Nagari Bukik Batabuah.

Selain pengembangan potensi wisata, mahasiswa juga berkontribusi dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan. Mahasiswa mengikuti kegiatan goro bersama masyarakat serta berpartisipasi dalam memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Di bidang pendidikan, mahasiswa melakukan sosialisasi dan edukasi di SDN 12 dan SDN 010 Batang Silasiah. Mahasiswa juga melakukan kunjungan ke SLB Qurotul Qulub.

Di bidang keagamaan, mahasiswa rutin mengajar di MDTA. Mahasiswa juga mengadakan lomba cerdas-cermat bagi siswa dan siswi MDTA serta menyusun panduan mengajar dan panduan belajar. Mahasiswa turut mengaktifkan surau sebagai tempat ibadah terdekat bagi masyarakat.

Saat penarikan mahasiswa, Rektor Prof Dr Martin Kustati MPd menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Nagari Bukik Batabuah dan seluruh masyarakat.  “Kami menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Nagari dan seluruh masyarakat Bukik Batabuah yang telah menerima mahasiswa kami. KKN merupakan salah satu bentuk nyata UIN Imam Bonjol Padang untuk hadir dan memberikan dampak di tengah masyarakat.”

Hubungan antara UIN Imam Bonjol Padang dan masyarakat Nagari Bukik Batabuah diharapkan tidak berhenti setelah masa KKN. Sinergi tersebut dapat dilanjutkan melalui berbagai program perguruan tinggi, termasuk penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dosen. “Sinergitas perguruan tinggi dengan masyarakat nagari harus kita lanjutkan,” lanjutnya.

Yuserman, Sekretaris Nagari Bukik Batabuah, mengatakan, “Kami mengucapkan terima kasih kepada UIN Imam Bonjol yang mempercayakan Nagari Bukik Batabuah sebagai salah satu lokasi pelaksanaan KKN. Selama di nagari, mahasiswa banyak membantu dan berkontribusi dalam berbagai kegiatan di bidang pendidikan, keagamaan, sosial kemasyarakatan, maupun dalam kegiatan yang mendukung potensi nagari.”

Menurutnya, kehadiran mahasiswa KKN memberikan warna dan semangat baru bagi masyarakat. “Kehadiran mahasiswa juga memberikan warna dan semangat baru bagi masyarakat. Kami berharap apa yang telah dilakukan mahasiswa selama KKN dapat memberikan manfaat dan meninggalkan sesuatu yang baik bagi nagari.”

Berakhirnya pelaksanaan KKN di Nagari Bukik Batabuah tidak hanya menjadi penanda selesainya masa pengabdian 24 mahasiswa, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara UIN Imam Bonjol Padang dan masyarakat. Ke depan, sinergi tersebut diharapkan dapat berkembang melalui program penelitian dan pengabdian kepada masyarakat oleh dosen, termasuk pendampingan dalam pengembangan potensi wisata halal Nagari Bukik Batabuah.

Facebook Comments

POST A COMMENT.