mepnews.id – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin melepas 661 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik tahap 1 Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027. Para mahasiswa diberangkatkan subuh 3 September 2026 menggunakan 40 bus menuju kawasan Banua Anam, khususnya wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) di Pegunungan Meratus.
Dikabarkan situs resmi uin-antasari.ac.id, suasana pelepasan riuh sejak dini hari. Para peserta sudah di lokasi pemberangkatan di Kampus 1 sejak 02.30 lalu iring-iringan bus bertolak pukul 04.00. Pengabdian tahap pertama ini dijadwalkan satu bulan penuh hingga 4 Oktober.
Ketua LP2M Dr H Hasni Noor MAg menjelaskan, pemantauan dilakukan sejak subuhdemi memastikan pengantaran berjalan tertib, aman, dan lancar. “Mahasiswa kami terjunkan agar bisa merasakan bagaimana mengabdikan ilmu ke tengah masyarakat. Total peserta KKN Tematik tahun ini 1.400 orang yang dibagi dalam dua tahap. Tahap kedua dilanjutkan 4 Oktober hingga 4 November,” ujarnya .
Tim LP2M mendampingi rombongan menggunakan tiga mobil untuk memantau kelayakan tempat penginapan di desa-desa tujuan. Lebih dari 60 Dosen Pembimbing Lapangan ditugaskan mendampingi 66 kelompok yang masing-masing beranggotakan sekitar 10 mahasiswa lintas disiplin ilmu.
Dr Hasni menambahkan, keberangkatan ini bagian dari rangkaian agenda pengabdian internasional dan nasional tahun 2026. Selain KKN domestik, pihaknya menyiapkan penjemputan peserta KKN dari Thailand, menyambut kepulangan Tim Arab Saudi, serta mematangkan pemberangkatan 25 mahasiswa KKN ke Malaysia 12 September.
“Target kami sesuai visi pembimbingan adalah KKN yang berdampak positif. Makanya, dalam satu kelompok kami kolaborasikan berbagai program studi. Misalnya mahasiswa Fakultas Tarbiyah akan berfokus pada penguatan pendidikan di sekolah-sekolah daerah terpencil,” tegasnya.
Antusiasme tinggi dirasakan peserta yang diterjunkan ke lapangan. Akmal, mahasiswa Prodi S-1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam yang ditempatkan di Desa Pasting, Kecamatan Hantakan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, menyatakan kesiapannya 100 persen untuk mengabdi.
“Kami sudah menyiapkan sejumlah program kerja. Antara lain bedah buku, penyaluran pakaian layak pakai, hingga kegiatan keagamaan mengajar mengaji. Kami sangat terbantu dengan fasilitas dari UIN Antasari melalui LP2M, terutama terkait transportasi,” ungkapnya.
Nurpadra Ulyani, mahasiswi Psikologi Islam angkatan 2023 yang ditempatkan di Desa Pasting, bersyukur atas dukungan penuh dari pihak kampus dan orang tua. “Sangat tidak sabar. Perjalanan ini tentu membawa banyak pengalaman berharga.” (Haitami)



POST A COMMENT.