Breaking News
- HeadlineUSK dan Universiti Malaya Dukung Pemulihan Pasca Bencana di Pidie Jaya
- LiterasiUWKS Gelar Seminar Literasi Nasional dan Luncurkan Buku Kredo Kewijayakusumaan
- HeadlineBayi ke-101 Lahir di RS Kapal Ksatria Airlangga di Pulau Raas
- HeadlineGroundbreaking Ubaya Tower dan Gedung Baru FBE
- FokusMahasiswa UNJ Bawa Timnas Indonesia Juara AFF Putri 2026
- Guru MenulisMengapa Ada Pria Yang Terobsesi Makin Memperbesar Otot?
- NewsPERURI Benchmarking Teknologi Chip di Polibatam
- HeadlineDeteksi Kematangan Durian dengan AI
- NewsUntar Buka Jalur Fast Track, Gandeng Universitas Yuan Ze
- EdukasiMengasuh Generasi Alpha Tak Cukup Sekadar Membatasi Gawai
Bakul Dawet Ber-IPK 3,84
mepnews.id – Setamat SMP, tidak pernah terlintas di benak Dimas Landung Dwi Prakoso untuk kuliah. Bahkan, ia tidak tahu apakah bisa melanjutkan ke jenjang SMA. Itu karena keluarganya tidak mendukung dan terkendala keuangan. Maka, Landung memberanikan diri masuk ke pondok khusus yang menampung anak yatim dan duafa. Pondok Pesantren Darul Fatihah Pundong Bantul. “Dengan ikut
Read More

