mepnews.id – Departemen Kimia Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menginisiasi pengabdian masyarakat (abmas) bertajuk ‘Science Fair, Minggu 13 September 2026, untuk mengenalkan konsep biokimia melalui pembelajaran menyenangkan.
Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof Nurul Widiastuti SSi MSi PhD, menyampaikan kimia merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari. Pengenalan kimia perlu dikemas sederhana melalui aktivitas menarik agar anak-anak tidak bosan.
“Acara ini hadir melalui konsep learning by doing agar pembelajaran mudah dimengerti dan tetap menyenangkan,” tuturnya, dikutip situs resmi its.ac.id.
Ketua Pelaksana Abmas Science Fair, Al Tadhiya Aqila Qolbu, mengatakan acara diawali kunjungan tim abmas ke Kelurahan Tambakrejo, Surabaya, untuk melakukan pengajaran materi biomakromolekul.
“Biomakromolekul merupakan molekul besar penyusun makhluk hidup, seperti karbohidrat, lipid, lemak, dan protein,” kata Alta.
Alta menjelaskan, program hasil kerja sama Laboratorium Kimia Mikroorganisme Departemen Kimia ITS dan Swayanaka Surabaya ini juga memberikan penyuluhan langsung. Tak hanya menyasar anak-anak, masyarakat sekitar turut mendapatkan sosialisasi pemanfaatan biomikromolekul secara praktis untuk meningkatkan kualitas hidup.
Puncak kegiatan berlangsung di Plaza dr Angka ITS dengan menghadirkan empat eksperimen sederhana terkait biomakromolekul. Masing-masing eksperimen dikemas dalam permainan menarik guna menunjang pemahaman peserta Science Fair.
“Peserta siswa SD dan SMP. Kami ajak mereka mempraktikkan langsung proses eksperimennya,” kata Alta.
Eksperimen itu terdiri atas fermentasi makanan, identifikasi protein sederhana, pengaruh penambahan bahan pada busa putih telur, dan pengaruh penambahan sabun cair terhadap perubahan tegangan larutan susu bubuk. Uji coba ini menggunakan bahan yang sering dijumpai di rumah, seperti susu, telur, dan ragi. Dengan begitu, anak-anak bisa lebih mudah memahami cara kerja eksperimen. (Husein Al Qomary)



POST A COMMENT.