MEPNEW.ID, Gresik – Desa Gumeng, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik mendapat penghargaan sebagai Desa Cantik di Indonesia.
Desa ini lantaran masuk dalam 12 terbaik Desa Cinta Statistik (Cantik), kategori Desa Maju dan Mandiri, setelah bersaing dengan sekitar 2.000 desa seluruh Indonesia.
Penghargaan diberikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) dan Badan Pusat Statistik (BPS) kepada Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah di Jakarta.
Saat menerima penghargaan, Wabup didampingi Kepala Desa Gumeng Wahyudin dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Abu Hassan.
“Saat ini ketercapaian desa siap dalam mendukung Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) bisa tercapai. Ini juga merupakan salah satu Nawakarsa, yakni ketercapaian Desa Siap di seluruh desa di Kabupaten Gresik,” ungkap Bu Min, begitu wabup kerap disapa.
Bu Min berharap nantinya statistik, desa siap dan SPBE bisa diintegrasikan sehingga target Satu Data bisa segera terwujud di Kabupaten Gresik.
Kades Gumeng Wahyudin mengungkapkan prestasi ini tidak lepas dari kerja keras semua pihak termasuk usaha berkesinambungan dalam hal pembaharuan data.
‘Senoha penghargaan ini dapat membawa Desa Gumeng semakin maju dan berkembang,” harapnya.
Penyerahan penghargaan ini juga diintegrasikan dengan Launching Reformasi Birokrasi BPS Tahun 2023, dan Hasil Long Form Sensus Penduduk 2020 “Kolaborasi Mewujudkan Statistik Berkualitas Untuk Indonesia Maju”.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono menekankan, pentingnya perbaikan sistematik dalam aspek tata kelola penanggulangan kemiskinan, termasuk tata kelola data.
Menurut Margo, upaya perbaikan tersebut dibutuhkan guna mencapai target penurunan tingkat kemiskinan pada 2024 menjadi 7 persen dan kemiskinan ekstrem sebesar nol persen.
“Kalau melihat tren data kemiskinan tahun 2022 sebesar 9,5 persen dan kemiskinan ekstrem 2,04 persen, sepertinya agak sulit mencapai di angka 7 persen maupun 0 persen, tapi kita perlu berupaya melakukan percepatan berupa tata kelola baru agar target persentase kemiskinan maupun kemiskinan ekstrem pada tahun 2024 tercapai,” ujarnya. (san)
Foto: Istimewa
Wabup Bu Min didampingi Kadis PMD Abu Hassan.dan Kades Gumeng Wahyudin saat menerima penghargaan.


