FKP USK Dorong Ekolabel Perikanan

mepnews.id – Fakultas Kelautan dan Perikanan (FKP) Universitas Syiah Kuala (USK) mendorong penerapan ekolabel dalam sektor perikanan sebagai upaya mewujudkan pengelolaan sumber daya ikan berkelanjutan dan bertanggung jawab.

Wakil Dekan Bidang Sumber Daya dan Keuangan FKP USK menegaskan, pemanfaatan sumber daya ikan harus dilakukan secara bijak agar mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan lingkungan. Kesadaran ini penting dipahami seluruh pemangku kepentingan, termasuk mahasiswa sebagai generasi penerus di sektor kelautan dan perikanan.

“Pengelolaan yang bijak akan berdampak pada keberlanjutan sumber daya. Oleh karena itu, pemahaman terkait peran strategis ekolabel dalam produk perikanan menjadi hal yang sangat penting,” ujarnya, lewat situs resmi usk.ac.id edisi 24 April 2026.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, FKP USK menyelenggarakan workshop ‘Pendekatan Ekolabel dalam Pengelolaan Perikanan Berkelanjutan di Indonesia dan Global’ pada 21 April di Aula FKP USK dan disiarkan melalui kanal YouTube Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (PSP) USK.

Workshop menghadirkan narasumber dari Marine Stewardship Council (MSC) Indonesia yang memiliki kompetensi di bidang perikanan berkelanjutan.

Hirmen Syofyanto, Program Director MSC Indonesia, menjelaskan pengelolaan perikanan berkelanjutan harus dimulai dari praktik penangkapan yang bertanggung jawab. Praktik tersebut mencakup penggunaan alat tangkap yang ramah lingkungan, pengaturan jumlah dan ukuran ikan yang ditangkap, serta upaya menjaga kesehatan ekosistem perairan.

“Pemahaman ini menjadi pondasi utama dalam mendukung implementasi ekolabel di sektor perikanan,” jelasnya.

Anthony Alvin, Fisheries Manager Indonesia and Southeast Asia MSC, memaparkan prosedur sertifikasi ekolabel melalui MSC. Lembaga yang berbasis di London ini memiliki peran penting dalam memastikan produk perikanan yang beredar di pasar global berasal dari praktik yang berkelanjutan dan bertanggung jawab.

Menurutnya, sertifikasi ekolabel tidak hanya menjamin keberlanjutan lingkungan, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi produk perikanan Indonesia sehingga mampu bersaing di pasar internasional.

Melalui kegiatan ini, FKP USK berharap pemahaman mengenai ekolabel semakin meningkat di kalangan mahasiswa maupun pemangku kepentingan lainnya. Upaya ini juga menjadi bagian dari kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pengelolaan sumber daya kelautan yang berkelanjutan serta peningkatan daya saing produk perikanan nasional di tingkat global.

Facebook Comments

POST A COMMENT.