UM Selenggarakan Innovation Festival #13

mepnews.id – Universitas Negeri Malang (UM) menyelenggarakan Innovation Festival (INFEST) #13 di Graha Cakrawala, pada 22 April 2026. Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menuangkan gagasan inovatif sekaligus bentuk aktualisasi keilmuan kedalam karya nyata yang berdampak bagi masyarakat.

Dikabarkan situs resmi um.ac.id, INFEST #13 menghadirkan 769 karya inovasi mahasiswa dalam bentuk poster. Dari jumlah tersebut, 241 karya dilengkapi prototype produk, 31 karya telah didaftarkan sebagai Hak Kekayaan Intelektual (HKI), 37 artikel ilmiah, serta 37 video inovasi yang dipublikasikan melalui media sosial.

Wakil Rektor II UM, Prof Dr Adi Atmoko MSi MPd, berpesan inovasi bukan sekadar produk akhir melainkan hasil dari proses intelektual mendalam. “Inovasi lahir dari keberanian untuk membayangkan kehidupan lebih baik. Kampus adalah ruang intelektual yang mendorong mahasiswa mempertanyakan hal-hal baru, mengolah pengetahuan menjadi kebijaksanaan, dan mewujudkannya dalam tindakan nyata.”

Ketua LP3 UM, Prof Dr Hardika MPd, menekankan pentingnya keberlanjutan program melalui evaluasi menyeluruh. “INFEST bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari ekosistem inovasi berkelanjutan. Kreativitas tidak cukup tanpa implementasi. Keunggulan harus berakar pada pengetahuan dan menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat.”

Kegiatan ini juga menghadirkan sesi talk show yang diisi sejumlah pemateri. Rangkaian acara meliputi pembacaan CV pemateri, pemaparan materi, sesi tanya jawab, hingga penarikan kesimpulan. Sesi ini menjadi wadah pertukaran gagasan yang memperkaya wawasan peserta sekaligus memperkuat jejaring kolaborasi.

Tidak sekadar pameran, INFEST #13 merepresentasikan cara berpikir ilmiah mahasiswa yang reflektif, kritis, dan transformatif. Kegiatan ini memperkuat komitmen UM dalam membangun ekosistem inovasi yang relevan, berkelanjutan, dan berdampak luas.

Hal ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), INFEST #13 berkontribusi pada pencapaian Quality Education (SDG 4), Industry, Innovation, and Infrastructure (SDG 9), serta Partnerships for the Goals (SDG 17). Melalui inovasi yang dihasilkan, mahasiswa diharapkan mampu menghadirkan solusi konkret atas berbagai tantangan sosial, ekonomi, dan lingkungan.

Melalui INFEST #13, UM berharap inovasi yang dihasilkan tidak berhenti pada seremonial semata, tetapi menjadi bagian dari perjalanan panjang mahasiswa dalam menciptakan perubahan nyata bagi bangsa dan masyarakat.(Nazhifa F. Darayanicha)

Facebook Comments

POST A COMMENT.