Jangan Terbujuk Janji Manis Judol dan Pinjol

mepnews.id– Sebanyak 84 peserta mengikuti Sekolah Pasar Modal di STAIMAS Wonogiri, pada 11 Juli 2024. Kegiatan yang diselenggarakan Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) Prodi Ekonomi Syariah (ES) STAIMAS Wonogiri dan Bursa Efek Indonesia (BEI) KP Jateng 2 itu diikuti mahasiswa dan pelajar SMA di Kabupaten Wonogiri.

Trainer BEI KP Jateng 2, Ari Seta Kurniawan, mengatakan mahasiswa dan siswa harus mulai belajar investasi, dan janga terbujuk rayu judi online (judol) dan pinjaman online (pinjol).

“Yang terpenting, jangan terbujuk janji manis yaitu untung besar dalam waktu cepat. Akhir-akhir ini, marak kasus judi online dan pinjaman online yang menyesatkan. Anak muda harus mulai belajar apa yang namanya investasi dalam pasar modal, salah satunya saham syariah,” ucap Ari.

Trainer Phintraco, Kartika Nugroho, mengajak peserta praktik penggunaan aplikasi Profits Anywhere dan bagaimana cara daftar akun saham syariah.

Kaprodi ES, Makhda Intan Sanusi SH ME, berharap kegiatan itu bisa memberikan pengalaman bagi mahasiswa dan siswa SMA. “Mari anak-anak SMA yang sudah lulus bisa melanjutkan di Prodi Ekonomi Syariah STAIMAS Wonogiri.”

Direktur Galeri Investasi, Choirul Amirudin ME, mengapresiasi kegiatan sekolah pasar modal yang diadakan KSPM STAIMAS Wonogiri. “Alhamdulillah, yang datang tidak hanya mahasiswa tetapi juga siswa SMA dari berbagai sekolah di Wonogiri. Semoga dengan acara ini melahirkan investor muda.”

Ketua KSPM, Dwi Cahya Mahdani, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang sudah mendukung terlaksanakan sekolah pasar modal itu.

 

Facebook Comments

Comments are closed.