mepnews.id – Nursan’ah Almasta Gohan, mahasiswi Program Studi Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Airlangga, meraih Juara I Pemilihan Duta Bahasa Jawa Timur 2025. Pengumuman pemenang dilakukan pada 4 Mei 2025 di Surabaya.
Ajang bergengsi yang diselenggarakan Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur tersebut menjadi wadah generasi muda berperan aktif dalam pengembangan, pelestarian, dan pengutamaan bahasa Indonesia serta bahasa daerah.
Dalam kompetisi itu, Almas bersaing dengan puluhan peserta lainnya dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur.
“Motivasi saya mengikuti pemilihan ini adalah untuk memperluas wawasan kebahasaan dan membagikannya ke lingkungan sekitar. Saya juga ingin memperluas relasi dan pengalaman di bidang kebahasaan,” jelas mahasiswa angkatan 2023 itu.
Sebagai peserta, Almas mengikuti berbagai tahap proses seleksi. Mulai dari seleksi administrasi, penulisan esai, deklarasi ide, wawancara, orasi kebahasaan, Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI), hingga tahap final dan karantina.
Almas mempersiapkan diri dengan mendalami materi kebahasaan, memperbanyak latihan public speaking, dan menggali isu-isu aktual yang relevan dengan pelestarian bahasa di era digital.
“Saya berlatih rutin menyampaikan gagasan secara sistematis dan percaya diri. Saya juga memperkuat pemahaman mengenai isu kebahasaan yang relevan dengan generasi muda,” ujarnya.
Bagi Almas, menjadi Duta Bahasa di era digital memiliki makna mendalam. Ia menilai duta bahasa saat ini tidak hanya bertugas melestarikan bahasa tetapi juga pelopor literasi digital dan pencipta konten edukatif yang menarik.
“Kita harus menjadi penggerak inovasi kebahasaan. Di tengah derasnya arus globalisasi, Duta Bahasa adalah penjaga identitas bangsa yang mampu menginspirasi generasi muda,” tegasnya.
Kini, Almas bersiap melangkah ke ajang Pemilihan Duta Bahasa Nasional 2025 dengan target mengharumkan nama Jawa Timur dan Universitas Airlangga.
“Saya sangat bangga dan bersyukur. Ini bukan hanya tentang gelar, tapi juga tentang amanah untuk mengedukasi masyarakat melalui bahasa. Saya ingin terus tumbuh dan memberikan kontribusi nyata,” ungkapnya.
Almas juga mengungkapkan bahwa dukungan dari orang tua, teman-teman kampus, serta rekan-rekannya di komunitas Duta Wisata Tulungagung sangat berperan besar dalam pencapaiannya.(*)


