MEPNEWS.ID-Semua butuh proses untuk meraih sukses. Itulah yang dialami sebagian besar orang dalam meniti karirnya.
Begitu pula yang tengah dijalani Alfiandi Nur Hidayah. Anak kedua dari dua bersaudara pasangan suami istri Lettu Cke Hariyanto dan Winarsih itu mengawali latihan sepakbola saat bergabung dengan SSB Ratna di Slawi Tegal tahun 2018.
Saat pindah ke Sukoharjo mengikut ayahnya tugas, anak lelaki yang biasa disapa Fandi itu kemudian bergabung dengan SSB New Persik’s tahun 2022.
Fandi yang lahir di Ambon, 15 Maret 2011 itu kini duduk di kelas VIII SMPN 1 Selogiri. Awal bermain bola, jadi pemain tapi karena karakter suka mengatur dari pelatih di tawari menjadi kiper.
Ia kemudian minta izin orangtua. Sang ayah menjelaskan bahwa kiper itu bukan cuma pegang bola tapi harus punya fisik, skill, naluri baca striker lawan. “Intinya menyukai dan menikmati peran sebagai kiper. Fokus tugas sebagai kiper,” imbuh Hariyanto.
Kiper yang memiliki tinggi badan 166 cm itu hobi bermain segala permainan bola besar dan futsal. Fandi memiliki kiper idola yaitu Maarten Paes, Nadeo Argawinata dan Ernando Ari Sutaryadi.
Dipinang Coach Ferdinand
Berawal ikut seleksi di SSB Cikal Menjangan untuk menikuti Kompetisi Piala KONI Pusat di Bogor. Fandi terpilih menjadi kiper. Saat lawan tanding dengan FS17 Tim Cikal Menjangan diserang terus-terusan namun Fandi mampu menahannya.
Selesai tanding sebelum bubar, Fandi didekati secara pribadi di tengah lapangan oleh Coach FS17, Coach Ferdinand Sinaga. Sang pelatih langsung tertarik akan permainanya dan di tawari ikut latihan di Lapangan Gajahan Solo.
“Sekali ikut latihan, dari pelatih kiper maupun manajemen FS17 tertarik dengan skill Fandi dan Coach FS17 langsung menghubungi orangtua menawari ikut turnamen Barati Internasional di Surabaya,” terang Hariyanto.
Saat main di Barati, Fandi belum kebobolan termasuk latih tanding dengan Tim Jepan tidak kebobolan. Pulang dr Barati Coah Ferdinand menawari untuk gabung dengan FS17 dan akhirnya bergabung.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pelatih-pelatih New Persik’s dan pelatih kiper, sehingga Fandi dapat melanjutkan karir ke jenjang saat ini,” ujar Hariyanto.


