mepnews.id -Prodi Ekonomi Syariah (ES) STAIMAS Wonogiri mengadakan kegiatan Ramadhan pada Jumat, 7 Maret 2025, dengan tema Dari Hati ke Hati, Dari Ayat ke Aksi: Khataman, Buka Bersama dan Program Greencyle Clothes. Buka bersama ini dihadiri dosen dan mahasiswa.
Acara dimulai 15.00 dengan rangkaian acara khataman Alquran, kultum, berbuka bersama, sholat Magrib berjamaah, foto bersama dan saling tukar baju layak pakai (greencycle clothes).
Fauzan Rosandy, Wakil Ketua Himpunan Mahasiswa Prodi ES, memberikan sambutan. “Semoga kegiatan ini dapat menjadi sarana mempererat silaturahmi dan memperkuat ukhuwah Islamiyah di antara kita.”
Indra Setiawan, dosen Prodi ES, menyampaikan kultum Menjalankan Ibadah Puasa dengan Hati Ikhlas karena Allah. “Buka bersama ini menjadi ajang silaturahmi dosen dan mahasiswa agar saling mengenal,” kata Indra.
Program greencycle clothes terinspirasi dari kegiatan National Geographic Indonesia melalui gerakan Barter.in serta Clothing Swap yang sering dilakukan organisasi di luar negeri untuk mengkampanyekan slow fashion demi lingkungan.
“Jadi, berbagi pakaian kepada yang membutuhkan dan menjaga bumi dengan mengelola sampah ini sesuai dengan kalimat pada tema buka bersama yaitu Dari Hati ke Hati, dari Ayat ke Aksi. Khataman tidak sekedar mengaji tetapi juga merupakan wujud syukur kita atas nikmat ilmu dan kesempatan yang telah Allah berikan,” ujar Makhda Intan Sanusi, Kaprodi ES.
Prodi ES, yang memiliki visi menjadi pusat kajian ilmu ekonomi syariah unggul berbasis prinsip pemberdayaan masyarakat dan religius kekaryaan, menerapkan gerakan ekonomi sirkular sesuai prinsip SDG’s yaitu pembangunan berkelanjutan yang memperhatikan lingkungan.
Selain mengurangi limbah sampah pakaian, aksi greencycle juga diwujudkan dalam bentuk pemilahan sampah. “Sampah dipilah pada tempat pembuangan yang sudah disediakan. Kantong sampah organik untuk sampah sisa makanan. Kantong sampah anorganik untuk sampah gelas dan sendok plastik, dus makanan, dan plastik kemasan,” ujar dosen Prodi ES lainnya, Hasbi.
Meskipun sampah ini belum bisa diolah mandiri oleh Prodi, setidaknya sudah terpisah ketika berakhir di tempat pembuangan sampah sehingga memudahkan pemulung maupun pihak-pihak yang mengelola sampah. Ini menjadi langkah awal Prodi untuk selanjutnya menyiapkan wadah pemisahan sampah dan bekerjasama dengan bank sampah dalam penerapan ekonomi sirkular.
Setelah buka bersama, mahasiswa dan dosen Prodi ES mengadakan kegiatan sosial mengumpulkan pakaian layak pakai. Pakaian tersebut dikumpulkan dalam satu wadah dan dibagikan kepada mahasiswa dan dosen yang hadir.
Dosen Prodi ES, Devina Melinawati, mengajak mahasiswa mengambil pakaian tersebut dan memberikannya kepada tetangga, keluarga, atau bahkan memakainya sendiri. “Barangkali teman-teman sudah lama mengincar baju tersebut ketika masih dipakai pemiliknya,” kata Devina dengan santai.
Setelah dikumpulkan, pakaian kemudian disortir kembali pada hari berikutnya. Pakaian remaja perempuan disumbangkan ke Panti Asuhan Putri, sisanya dibagikan ke desa-desa yang membutuhkan di luar Kecamatan Wonogiri. Kegiatan ini tidak hanya mempromosikan nilai-nilai kepedulian sosial dan kebersamaan, tetapi juga membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan.


