mepnews.id – Sebanyak 36 mahasiswa IAIN Pontianak dilepas resmi untuk mengikuti kompetisi Borneo Undergraduate Academy Forum (BUAF) ke-8 di UIN Sultan Aji Muhammad Idris, Samarinda, 17-19 September 2024.
BUAF tahun 2024 merupakan salah satu kegiatan kolaborasi dan inovasi di Borneo yang konsisten dilaksanakan setiap tahun untuk memperkuat pengetahuan, keterampilan, khususnya isu-isu penting dalam konteks Borneo dan sekitarnya.
Dikabarkan situs resmi iainptk.ac.id, acara pelepasan di Aula Rektorat lt 4 pada 13 September ini dipimpin Rektor Prof Dr H. Syarif SAg MA bersama Wakil Rektor III Dr Ismail Ruslan SAg MSi. Acara juga dihadiri para kabiro dan para dekan, Kabag ULA, kaprodi dan sekprodi.
Dalam sambutannya, Rektor menekankan pentingnya menjaga reputasi IAIN Pontianak dengan menampilkan yang terbaik. “Kalian sudah terpilih untuk bertanding di tingkat lebih tinggi. Harapannya, kalian bisa membawa prestasi yang membanggakan kampus,” ujarnya.
Dr Ismail Ruslan menyampaikan kebanggaannya atas partisipasi mahasiswa dalam ajang bergengsi ini. “Mahasiswa yang terpilih merupakan hasil seleksi ketat dari berbagai fakultas dan menunjukkan kualitas akademik mereka.”
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Rektor yang mendukung penuh dengan memberangkatkan delegasi menggunakan jalur udara. Ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang menggunakan transportasi darat.
Delegasi IAIN Pontianak berangkat ke Samarinda pada 16 September dan mengikuti berbagai kompetisi yang melibatkan empat PTKIN dari Borneo, yakni IAIN Pontianak, UIN Samarinda, UIN Banjarmasin, dan IAIN Palangkaraya.
Acara ini juga menandai dukungan IAIN Pontianak terhadap program internasional. Ada rencana kerja sama dengan Brunei Darussalam dalam kegiatan Student Mobility pada 2025. Program ini rencananya melibatkan mahasiswa alumni BUAF untuk berpartisipasi dalam kegiatan akademik di Brunei pada Februari 2025.(Rosi)


