Review Kurikulum Prodi HTN STAIMAS Wonogiri, Lawpreneur Bisa Menjadi Pilihan Setelah Lulus

Wonogiri–Prodi Hukum Tata Negara (HTN) Sekolah Tinggi Agama Islam Mulia Astuti (STAIMAS) Wonogiri melakukan review kurikulum, Sabtu (08/6/2024), di Kampus STAIMAS Wonogiri dan online melalui Zoom Meeting.

Hadir sebagai reviewer dosen Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga (Suka) Yogyakarta, Syaifullahil Maslul, M.H. Pada agenda itu hadir pula Ketua STAIMAS Wonogiri, Atik Nurfatmawati, S.E., M.I.Kom, jajaran wakil ketua, LPM, LPPM, dosen-dosen Prodi HTN, stakeholder dan mahasiswa.

Salah satu stakeholder, Abdul Faqih Jauhari, M.H, menuturkan saat ini tengah berkembang pilihan profesi bagi lulusan HTN yaitu lawpreneur.

Faqih yang merupakan Analis Perkara Peradilan di Pengadilan Tinggi Surabaya itu menuturkan lawpreneur merupakan profesi yang bisa ditekuni selain profesi-profesi bidang hukum yang sudah berkembang.
“Lulusan Prodi HTN tidak hanya menjadi hakim, polisi, advokat atau profesi lain yang sudah banyak berkembang. Menjadi lawpreneur dan analis perkara bisa menjadi pilihan,” imbuhnya.

Lawpreneur adalah bisnis di industri hukum. Seorang lawpreneur dapat menjalankan beberapa hal, di antaranya membuat dan menawarkan solusi teknologi hukum kepada industri hukum, membantu kantor hukum dalam membuat dan menerapkan model berlangganan untuk layanan mereka, atau membuat dan memberikan bentuk bantuan lain bagi mereka yang bekerja di industri hukum.

Seorang lawpreneur bisa berkolaborasi dengan rekan-rekannya jika belum mampu menjalankan bisnisnya sendiri. Beberapa kemampuan yang dibutuhkan yaitu manajemen kantor hukum, pengelolaan teknologi seperti e-discovery, hukum perdata, hukum gugatan, hukum pidana, dan kontrak.

Lawyer di Wonogiri, Irawan Adi Wijaya, M.H., mengatakan, alumni Prodi HTN masih memiliki peluang besar di Kabupaten Wonogiri untuk ikut menangani kasus-kasus perceraian, KDRT dan sebagainya.

Kaprodi HTN STAIMAS Wonogiri, Muhammad Rosyid, M.H, CPM menyampaikan mahasiswa supaya tidak hanya berpaku pada pekerjaan di bidang hakim, advokat dan sejenisnya. “Lulusan Prodi HTN juga bisa membuka jasa hukum sehingga kami berharap lawpreneur menjadi bekal lulusan untuk membuka bisnis yang bermanfaat berbasis teknologi dan informasi hukum, “imbuh Rosyid.

Facebook Comments

Comments are closed.