Mepnews.id, Tulungagung – Angin puting beliung disertai turunnya hujan es terjadi di wilayah Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Tulungagung, khususnya di Desa Sukodono, Rabu (25/1/2023).
Fenomena puting beliung dan hujan es ini jarang terjadi di wilayah Kecamatan Karangrejo, hingga membuat kaget warga di sana.
Akibat peristiwa ini juga menyebabkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan di bagian atap rumah.
Meskipun tingkat kerusakan yang terjadi tidak terlalu parah, namun peristiwa itu membuat warga panik karena kerasnya hempas angin kencang.
Menurut pengakuan warga awalnya mendung gelap kemudian mendengar adanya suara gemuruh di atas genting rumah.
Namun ketika warga keluar rumah, ternyata butiran putih sebesar ujung jari turun dari langit di antara hempasan angin keras.
Butiran putih yang turun di antara angin kencang itu ternyata adalah es kecil sebesar ujung jari alias terjadinya fenomena hujan es.
“Hujan deras disertai turunnya es terjadi siang, warga mendengar ada suara aneh di atas genting. Ketika dicek ternyata hujan es,” katanya.
Kasi Trantib Kecamatan Karangrejo, Kandi Narwoko mengatakan pihaknya mendapatkan informasi terkait adanya hujan es di wilayah Desa Sukodono.
Petugas juga mendapat laporan adanya puting beliung di Desa Sukodono, petugas langsung memeriksa peristawa itu di lokasi kejadian dan mendapati sejumlah rumah mengami kerusakan pada bagian atap.
Genting dan asbes rumah hancur dan tersingkap serta genteng berhamburan meninggalkan usuk dan reng penyangganya.
Petugas kini sedang mendata berapa rumah yang mengalami kerusakan, namun yang pasti jumlah rumah rusak tidak terlalu banyak.
Sementara terjadinya hujan es ini merupakan fenomena alam pertama yang terjadi di Tulungagung.
Beberapa wilayah di Kecamatan Karangrejo dinyatakan masuk dalam kategori rawan bencana puting beliung.
Untuk itu petugas menghimbau kepada warga agar selalu waspada dan berhati-hati jika terjadi fenomena semacam itu. (*)


