MEPNEWS.ID – Komite Disiplin PSSI mengeluarkan hukuman dengan status Teguran Keras terhadap pemain, official hingga pelatih selama bulan Desember 2022.
Komite Disiplin PSSI, menggelar sidang pada tanggal 15 Desember 2022, hingga menghasilkan beberapa keputusan terkait pelanggaran yang dilakukan oleh pemain, official hingga pelatih.
Pelanggaran pemain diberikan kepada Achmad Faris Ardiansyah dari Dewata United, dengan teguran keras karena memukul pintu ruang wasit.
Pelangaran kedua diberika kepada Luis Milla Aspas, Pelatih Persib Bandung berupa teguran keras karena memukul bench.
Selanjutnya pelanggaran dilakukan oleh pelatih Persebaya, Aji Santoso karena melakukan reaksi berlebihan kepada perangkat, dengan hukuman teguran keras.
Pelanggaran yang terakhir dilakukan Yahya Hasan Alkatiri (Ofisial Persebaya Surabaya) berupa teguran keras karena reaksi berlebihan berupa ucapan kepada perangkat.
Berikut ini pelanggaran yang terjadi berikut sangsinya yang dijatuhkan oleh Komite Disiplin PSSI dalam rapat 15 Desember 2022.
1. Sdr. Luis Milla Aspas (Pelatih Persib Bandung)
– Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2022/2023
– Pertandingan: Persib Bandung vs Persebaya Surabaya
– Tanggal Kejadian: 10 Desember 2022
– Jenis Pelanggaran: melakukan perusakan dengan cara memukul bench
– Hukuman: Teguran Keras
2. Sdr. Aji Santoso (Pelatih Persebaya Surabaya)
– Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2022/2023
– Pertandingan: Persebaya Surabaya vs Persik Kediri
– Tanggal Kejadian: 13 Desember 2022
– Jenis Pelanggaran: melakukan reaksi berlebihan dengan ucapan kepada perangkat
pertandingan
– Hukuman: Teguran Keras
3. Sdr. Yahya Hasan Alkatiri (Ofisial Persebaya Surabaya)
– Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2022/2023
– Pertandingan: Persebaya Surabaya vs Persik Kediri
– Tanggal Kejadian: 13 Desember 2022
– Jenis Pelanggaran: melakukan reaksi berlebihan dengan ucapan kepada perangkat
pertandingan
– Hukuman: Teguran Keras
4. Sdr. Achmad Faris Ardiansyah (Pemain Dewa United FC)
– Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2022/2023
– Pertandingan: Dewa United FC vs Persib Bandung
– Tanggal Kejadian: 14 Desember 2022
– Jenis Pelanggaran: melakukan perusakan dengan cara memukul pintu ruang wasit
– Hukuman: Teguran Keras. (*)


