MEPNEWS.ID – Argentina sudah memastikan diri menembus final Piala Dunia setelah menaklukkan Kroasia 3-0 tadi pagi, Rabu (14/12/2022).
Di pertandingan ini, Lionel Messi tetap jadi kreator kemenangan Argentina.
Ia menciptakan satu gol lewat titik penalti dan ia juga bikin asisst sehingga tercipta gol ke-3 Argentina, melalui tendangan Alvarez.
Meski usianya sudah tak muda lagi, Messi tampaknya masih belum ‘habis’.
Lewat skiil individunya yg luar biasa, Messi masih sanggup mengobrak-abrik pertahanan Kroasia.
Gol tendangan penalti yg dicetak Messi juga sangat sulit dihalau kiper Kroasia yg terkenal jago dalam membaca bola penalti.
Kiper Kroasia sudah bisa baca arah bola, namun bola yg melambung di pojok atas sudut gawang, sulit dijangkau.
Bagaimanapun, kiper yg sudah menjatuhkan diri akan sulit menjangkau bola atas.
Ini yg cerdik penendangnya. Ia sudah mengukur agar bola hasil bidikkanya tidak sampai melambung di atas mistar gawang.
Sudah barang tentu, kemenangan Argentina disambut suka cita penggemarnya.
Sebaliknya, suporter Kroasia sedih bahkan menangis. Mereka tak mengira bisa kalah dgn skor telak 3-0.
Padahal Kroasia mampu menyingkirkan raksasa Amerika Latin lainnya, Brasil, lewat adu penalti.
Di final, Argentina menunggu hasil Prancis v Maroko dinihari nanti.
Lihat postingan ini di Instagram
Banyak yang menginginkan final ideal, yakni Argentina v Prancis (juara bertahan Piala Dunia 2018).
Namun bagaimanapun Maroko tetap tak bisa dipandang enteng.
Maroko lolos ke semifinal dengan sangat meyakinkan, bukan karena kebetulan.
Mereka tak pernah kalah dan tampil sebagai juara Grup F dan hanya kebobolan satu gol saat lawan Kanada, itupun karena gol bunuh diri pemain Maroko.
Di Grup F, Maroko menaklukkan ‘genarasi emas’ Belgia dan juga Kanada. Mereka imbang 0-0 lawan Kroasia.
Kemudian, Maroko menaklukkan raksasa Eropa, Spanyol dan juga Portugal.
Akankah pertahanan Maroko tetap sulit dijebol saat lawan Prancis nanti?
Prancis memiliki penyerang muda ‘haus gol’ Mbappe, yg kini memimpin top scorer Piala Dunia bersama Messi dengan torehan 5 gol.
Mesin gol berbahaya Prancis tidak hanya Mbappe tapi juga Oliver Giroud yg sudah mencetak 4 gol.
Namun Maroko juga sudah punya pengalaman bagaimana memandulkan ‘mesin gol’ berbahaya milik Belgia, Spanyol dan juga Portugal dengan Ronaldonya.
Jadi, duel Prancis nanti pasti bakal seru. Kalau Maroko tetap tampil dengan pertahanan yg solid, bukan tidak mungkin, mereka bisa melaju ke final.
Namun, kalau Prancis punya kreator lapangan yg bisa membongkar pertahanan Maroko, Pancis-lah yang lolos.
Kondisi tim, kebugaran pemain juga sangat berpengaruh di duel ini. Kalau beberapa pemain andalan tampil di bawah performa, juga akan mempengaruhi irama permainan tim. (Molyono, pemerhati sepak bola Surabaya)


