Breaking News
- HeadlineSummer Course Biodiversitas Tropis untuk UGM, UTS dan ANU
- NewsKKN Unkhair Gelar Fun Trash Kampanyekan Pola Hidup Sehat
- Guru MenulisMengapa Anak Perlu Teman?
- FokusLewat Karate, Dr Septri Go Global
- HeadlineITS Luncurkan Desain Baru Mobil Formula Sapuangin untuk SAE Japan
- NewsDWP UIN Syekh Wasil Kediri Gelar Senam Sehat
- HeadlineBEM FF UMP Skrining Hemoglobin di Desa Kalisalak
- NewsPNM dan JICA Jajaki Kolaborasi Perkerataapian
- Kabar Sekolah251 Siswa SMAN 8 Yogyakarta Digembleng Bela Negara
- BudayaKKN USK Rawat Tradisi Rapai Kaoy
Pseudologia Fantastica; Saat Berbohong Jadi Kebiasaan
Oleh: Esti D. Purwitasari mepnews.id – Pandangan mata Mbak Dita tampak sayu saat bibirnya menyeruput teh hangat di meja kerja saya. “Anak saya makin sering bohong. Dia bohong tuh kayak nggak ada rasa bersalahnya sama sekali.” Saya mengernyitkan dahi, turut prihatin. *Aduh, serius, Mbak? Bohong kayak gimana?” “Awalnya sih bohong hal-hal kecil. Pamit kerja kelompok
Read More

