Breaking News
- Guru MenulisDuduk Lama Nonton Tv dan Kondisi Penyusutan Otak
- LiterasiSubece Luncurkan Buku Antologi Dongeng untuk Anak
- HeadlineUnja Gandeng KIP Perkuat Keterbukaan Informasi Publik
- NewsIPB Salurkan 1,27 Ton Bantuan ke Manggarai
- Headline39 Perusahaan Hadir di Unesa Career Fair 2026
- HeadlineAgroteknologi Umsida Panen Pakcoy Hidroponik
- HeadlinePolinema Kembangkan Alat Deteksi Risiko Maloklusi pada Anak
- FokusMenari dengan Sebelah Mata
- HeadlineTim Unesa Bantu Pemulihan Psikososial Korban Gempa NTT
- FokusMenari Sambil Melawan Keraguan
Pseudologia Fantastica; Saat Berbohong Jadi Kebiasaan
Oleh: Esti D. Purwitasari mepnews.id – Pandangan mata Mbak Dita tampak sayu saat bibirnya menyeruput teh hangat di meja kerja saya. “Anak saya makin sering bohong. Dia bohong tuh kayak nggak ada rasa bersalahnya sama sekali.” Saya mengernyitkan dahi, turut prihatin. *Aduh, serius, Mbak? Bohong kayak gimana?” “Awalnya sih bohong hal-hal kecil. Pamit kerja kelompok
Read More

