Breaking News
- HeadlineKemarau Ekstrem dan Karhutla, Masyarakat Kalbar akan Shalat Istisqa’
- NewsRSLK Dampek Dekatkan Layanan Warga Terdampak Gempa Flores
- HeadlineRS Kapal Ksatria Airlangga Bantu Penanganan Bencana Gempa NTT
- NewsUhamka Galang Bantuan untuk Korban Gempa Flores
- Guru MenulisKaryawan Lebih Nyaman pada Boss AI daripada Boss Manusia
- NewsKKN UIN Imam Bonjol di Nagari Bukik Batabuah Berakhir
- HeadlineUnram Peduli Korban Bencana NTT
- HeadlineCrisis Command Center Karhutla UIN Palangka Raya Diresmikan
- NewsKKN Widya Gama Lumajang Bikin Festival Kampung Gendhis
- HeadlineAntisipasi Karhutla, UIN Antasari Tambah Fasilitas Selang Air
Mengapa Sumuk Meski Banyak Hujan?
mepnews.id – Belakangan ini, masyarakat mengeluhkan cuaca yang tak menentu. Hujan sering turun, tetapi udara terasa gerah dan sumuk menyengat. Dr Rini Hidayati, pakar Biometeorologi IPB University, menjelaskan, “Di awal musim hujan, hujan lebat sering diawali atau disertai angin kencang. Biasanya, hujan terjadi sore karena sumber uap air berasal dari wilayah sekitar, dan hujan turun
Read More

