Breaking News
- HeadlinePolije Matangkan Pengembangan Kampus Ngawi
- NewsUTU-UB Kembangkan Mutu Genetik Ternak Lokal
- EdukasiIkan Sapu-Sapu, Alarm Ekologi dari Sungai Tercemar
- NewsEkosistem Wisata Kuliner Halal di UMM
- Guru MenulisAnak Pemarah Gak Bakal Jadi Orang Sukses?
- NewsUNP Bugar, Bukan Sekadar Senam Bersama
- HeadlineUnram dan Pemkot Bima Kerja Sama Penguatan SDM Kesehatan
- NewsMahasiswa UNY Gagas ‘Sekolah Tanpa Bullying’
- NewsProdi Ikom Umpo Gelar Workshop Film Dokumenter dan Fiksi
- FokusJago Strategi, Dio Lutvi Jadi Google Student Ambassador
Mewaspadai Buzzer yang Organic dan Unorganic
mepnews.id – Setiap berlangsungnya pemilihan umum (pemilu), bermunculan buzzer di berbagai media sosial. Kehadiran para ‘pendengung’ ini kadang menyegarkan, tapi lebih sering menjengkelkan. Informasi yang didengungkan bisa mencerahkan, bisa pula menghasut yang berpotensi kekacauan. Secara garis besar, buzzer bisa dibagi ke dalam dua kelompok besar. Organic dan unorganic. Yang organic, biasanya berasal dari partai politik
Read More

