mepnews.id – Ribuan warga Bojonegoro pada 28 Juni 2023 sejak pagi telah memadati sepanjang Jalan Teuku Umar, tepatnya di halaman Masjid At Taqwa. Mereka mengikuti sholat Idul Adha 1444 H.
Mengawali pelaksanaan Sholat Idul Adha, panitia menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Bojonegoro yang memberikan izin terselenggaranya kegiatan mesti berbeda hari dengan pemerintah. Juga terima kasih kepada masyarakat di sepanjang Jalan Teuku Umar yang mengijinksn halamannya untuk parkir jamaah.
Panita juga mohon maaf sebesarnya-sebesarnya kepda siapa saja yang melaksanakan sholat hari raya pada 29 Juni, dengan berharap perbedaan justru makin meningkatkan kedewasaan umat dan meningkatkan persatuan dalam perbedaan sebagai kebhinekaan di negeri tercinta Indonesia.
Ustadz Suwito dari Kabupaten Lamongan dalam khutbahnya menyampaikan semangat dan keteladanan Ibrahim dalam menyiapkan generasi adalah sikap yang patut ditauladani.
Meski perintah Tuhan untuk menyembelih Ismail putranya adalah keharusan mutlak, Ibrahim masih membuka dialog kepada anaknya.
Ibrahim juga memiliki keberanian menyampaikan kebenaran Tauhid di tengah kekuasaan Raja Namrudz dari Babilonia yang otoriter dan tiran, serta pada masyarakat yang secara umum berbeda persepsi keyakinan.
Ini sikap yang patut dicontoh oleh warga negara yang secara akademis memiliki kelebihan. Keberanian menyampaikan kebenaran adalah keharusan mutlak dan konsekwensi atas keilmuan yang dimiliki.
“Bukti keberhasilannya adalah Ibrahim melahirkan generasi handal; 18 Nabi dan Rasul yang tercatat dalam Al Qur’an,” tambahnya.
Sikap dan tindakan yang diambil Nabi Ibrahim ini patut diteladani oleh para ayah di era milenial, saat menghadapi zaman yang makin penuh tantangan. (Zid).


