LDKS SMK Dwija Bhakti 2 Jombang Bangun Team Building

mepnews.id – Dulu, ada kesan siswa STM bikin ulah. Sekarang, sejak diberlakukannya konsep SMK, kesan itu berangsur-angsur berkurang. Malahan, banyak sisi positif yang berkembang.

Turut mengembangkan sisi positif itu, jajaran manajemen SMK Dwija Bhakti 2 Jombang menggelar Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) di DeDurian Park Wonosalam pada 3-4 Maret 2023.

Pelatihan diikuti 40 siswa kelas 10 dan 11 yang terdiri dari 35 Putra dan 5 putri. Mereka didampingi sejumlah guru dan para siswa senior.

Waka Kesiswaan, Rangga Dwi Putra Kurniawan, saat membuka acara, berpesan pada para siswanya untuk mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh.

“Jangan lupa, selalu jaga sikap, disiplin, ikuti semua instruksi trainer,” kata ia.

Setelah pengkondisian peserta, materi pelatihan dimulai oleh Yusron Aminulloh CEO DeDurian Park.

Ia antara lain berpesan pada peserta untuk mengembangkan keseimbangan otak kiri dan otak kanan, punya visi jauh ke depan, dan jangan lupa untuk berbakti pada orang tua.

Ia juga mengingatkan peserta untuk memanfaatkan teknologi dengan benar. “Pakai ponsel kalian 70 persen untuk mencari ilmu. Sekarang, cari ilmu apa saja sangat gampang. Yang 30 persen, boleh lah dipakai untuk cari hiburan atau lainnya.”

Berikutnya, materi pelatihan terdiri atas tiga unsur yang dipadukan; organisasi, leadership dan team building.

Sesi pertama, karena para peserta masih mengenakan seragam harian, materi lebih banyak diberikan secara dialog. Lebih-lebih, para peserta sangat aktif beritanya tentang berbagai hal.

Sesi berikutnya, dengan pakaian bebas, materi lebih banyak diberikan dengan aktivitas fisik. Selain dengan memanfaatkan video, penyampaian materi diselingi dengan banyak games.

“Yang sangat menarik, games tentang kolaborasi,” kata Fahri Ahmad, siswa kelas 10 jurusan TKR. “Games ini melatih rasa percaya pada teman sesama tim, melatih chemistry dengan teman, dan kekompakan itu penting.”

Pengelolaan pelatihan juga dinilai bisa melatih dan menjaga kedisiplinan. Peserta yang beragama Islam bisa salat jamaah terus. Makan dan minum juga teratur.

Fahri juga mengatakan, “Lokasi pelatihan juga sangat nyaman. Suasananya sangat asri dan alami tidak terlalu modern.”

Maka, para peserta sangat antusias saat melakukan jelajah lapangan pagi hari. Peserta melakukan trekking mengelilingi kawasan kebun DeDurian Park.

Kegiatan team building dan leadership dilanjutkan dengan outbound. Games dalam aktivitas ini antara lain problem solving dan kolaborasi. Juga ada flying fox untuk mengatasi rasa takut.

 

 

 

Facebook Comments

Comments are closed.