mepnews.id – Sebagai bagian dari program ‘Management and Leadership in Schools (MLS)’ yang digagas National Institute of Education, Nanyang Technological University Singapore (NIE, NTU), 13 pimpinan sekolah di Singapura ‘ngangsu kaweruh’ di Surabaya pada 13 September 2022.
Teo Juin Ee, Ketua Program MLS NIE, merinci 13 peserta itu dari Singapore Chinese Girls’ School, Jermaine Bowen Secondary School, Endeavour Primary School, Tanjong Katong Secondary School, Lakeside Primary School, CHIJ St. Theresa’s Convent, Woodgrove Secondary School, Jurong West Secondary School, Mayflower Secondary School, Rosyth School, Boon Lay Garden Primary School, De La Salle School, dan River Valley Primary School.
Difasilitasi oleh Surabaya Grammar School, rombongan Nanyang Technological University ini mengadakan kunjungan ke Dinas Pendidikan Surabaya untuk ‘studi banding’ kebijakan pendidikan terutama dalam hal kurikulum dan kebijakan pengelolaan dana BOP (Bantuan Operasional Penyelenggaraan) pendidikan di sekolah negeri setelah menurunnya pandemi COVID.
Para tamu dari Singapura ini diterima oleh Kepala Dinas Pendidikan Surabaya, Ir. Yusuf Masruh, M.M, di Hall Kartini. Acara diisi dengan presentasi tentang Implementasi Kurikulum Merdeka dan presentasi tentang Kebijakan Pengelolaan Dana BOP.
Teo Juin Ee mengungkapkan, “MLS adalah program eksekutif 17 minggu untuk para pendidik senior di sekolah-sekolah. Program ini diselenggarakan NIE NTU, Singapura. Tujuannya, mengembangkan para pemimpin pendidikan yang siap menghadapi masa depan dengan pemahaman mendalam dan perspektif luas dalam berbagai aspek pendidikan holistik. Kunjungan pendidikan ke negara lain ini untuk mempelajari kebijakan dan praktik pendidikan di luar Singapura.”
Sebagai fasilitator, Surabaya Grammar School berkolaborasi dengan SMP Negeri 26 sebagai sekolah percontohan untuk dikunjungi tim dari Singapura. Hal ini dilakukan untuk dapat lebih fokus mengamati pembelajaran di sekolah negeri, sekaligus sharing pengalaman praktis tentang kebijakan kurikulum dan pengelolaan dana operasional sekolah.
Acara terakhir, para tamu Pendidikan dari Singapura ini juga singgah ke Surabaya Grammar School di Grand Pakuwon untuk makan malam kemudian school tour. (Tom)

Tim pendidik dari Singapura bersama fasilitator SGS dan guru-guru di SMPN 26 Surabaya.


