mepnews.id – Perwakilan pemerintah negara bagian New South Wales (NSW) di Australia berkunjung ke Universitas Negeri Surabaya (Unesa) untuk menjajaki peluang student exchange, kolaborasi riset, hingga program akademik. Kerja sama diarahkan untuk memperluas peluang pengalaman akademik internasional bagi mahasiswa, dosen, dan peneliti.
Chenny, Associate Director untuk International Education di Investment NSW, lembaga di bawah naungan Pemerintah Negara Bagian NSW, diterima di Ruang 804 Gedung Rektorat Unesa, Kampus 2 Lidah Wetan, Rabu 16 September 2026, oleh Kasubdit International Engagement and Grants Unesa, Beni Setiawan.
“Kami sangat tertarik untuk terhubung dengan universitas dan lembaga pendidikan di NSW. Harapannya diskusi ini menjadi dasar bagi komunikasi yang berlanjut dan hubungan yang lebih kuat untuk menciptakan peluang yang bermanfaat bagi Unesa maupun NSW Government,” kata Beni lewat situs resmi unesa.ac.id.
Pihak pemerintah NSW menyiapkan berbagai bentuk dukungan bagi mahasiswa internasional. Chenny menjelaskan, dukungan diberikan sejak mahasiswa tiba di Australia. Salah satunya melalui airport support desk yang beroperasi 24 jam di sejumlah bandara, termasuk Bandara Sydney. Layanan itu dapat membantu mahasiswa memperoleh informasi awal, termasuk mengenai transportasi.
“Mengenai dukungan dari pemerintah negara bagian untuk mahasiswa internasional, kami memulainya bahkan sejak di bandara,” ucapnya.
Dukungan juga mencakup pro-bono legal support atau bantuan hukum bagi mahasiswa yang menghadapi persoalan, serta dukungan kesejahteraan. Pemerintah NSW menyediakan program pendampingan untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi prospek karier. “Kami tidak menjamin seratus persen mahasiswa langsung mendapat pekerjaan. Tetapi kami mempersiapkan mereka semaksimal mungkin dan menghubungkan mereka dengan calon pemberi kerja.”
Soal visa, Chenny menjelaskan bahwa kewenangan birokrasi tetap berada pada Pemerintah Federal Australia melalui Department of Home Affairs. Meski demikian, Pemerintah NSW memberikan dukungan kepada mahasiswa internasional melalui berbagai program bantuan yang tersedia.
Bagi Unesa, jejaring ini menjadi peluang untuk memperluas akses mahasiswa dan sivitas akademika terhadap pengalaman akademik internasional. Pengembangan kerja sama internasional juga diarahkan untuk memperkuat jejaring akademik Unesa secara berkelanjutan. (Medina Azzahra



POST A COMMENT.