mepnews.id – Universitas Airlangga menerima kunjungan delegasi Russia House dan The Russian State University for the Humanities (RSUH) pada Rabu 5 November 2025 di Kampus MERR-C. Pertemuan dihadiri Rektor Unair Prof Dr Muhammad Madyan SE MSi MFin dan Rektor RSUH Andrei Loginov. Kedua pihak membahas peluang kolaborasi dalam bidang pendidikan, riset, serta pertukaran mobilitas mahasiswa di sektor perikanan dan humaniora.
Dalam sambutannya, Prof Muhammad Madyan menyampaikan apresiasi atas kunjungan delegasi RSUH. Ia menekankan pentingnya memperkuat kesepahaman antara Indonesia dan Rusia melalui kolaborasi pendidikan dan riset. “Kami berkomitmen mengembangkan pendidikan inovatif serta kerja sama global yang memberi kontribusi bagi kemanusiaan,” ujarnya.
Prof Loginov menyoroti hubungan yang kian erat antara Rusia dan Indonesia serta potensi kolaborasi dalam riset maritim dan humaniora. Ia memaparkan sejarah RSUH sebagai universitas humaniora terkemuka di Moskow dengan ratusan program akademik. “Kami ingin memperdalam kerja sama riset dan membuka kesempatan bagi mahasiswa Unair untuk belajar bahasa Rusia di kampus kami,” tuturnya.
Dalam sesi diskusi, kedua pihak membahas berbagai peluang kerja sama strategis antara Unair dan RSUH. Prof Loginov menegaskan Rusia dan Indonesia memiliki potensi besar memperkuat kolaborasi di bidang humaniora dan kemaritiman, termasuk melalui co-funding riset bersama serta penyelenggaraan konferensi akademik bilateral. “Kami tertarik mengembangkan program riset maritim, sejarah digital, dan pertukaran pengajar bahasa Indonesia-Rusia,” ujarnya.
Pihak Unair, yang diwakili Prof Dr Miftahussurur dr MKes SpPD KGEH PhD, menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menilai kerja sama lintas disiplin, khususnya yang menggabungkan ilmu sosial dengan sains terapan, dapat memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan ilmu pengetahuan. “Kolaborasi riset multidisiplin kini sangat penting. Kami siap menindaklanjuti kerja sama ini dalam bentuk program konkret,” ungkapnya.
RSUH juga menawarkan pengembangan program magister berbahasa Inggris bertajuk Law in Digital Times, serta membuka peluang kolaborasi di bidang psikologi, budaya, teologi, dan studi Islam. Selain itu, Rusia juga menyediakan 30 beasiswa sebagai tawaran penuh setiap tahun bagi mahasiswa Indonesia yang ingin melanjutkan studi di berbagai universitas di Rusia.
Unair dan RSUH menegaskan komitmen bersama untuk memperkuat jejaring akademik internasional, memperluas kolaborasi lintas disiplin, serta berkontribusi dalam membangun pemahaman global melalui pendidikan dan penelitian yang berorientasi pada kemanusiaan.


