Selamat, Bahasa Indonesia Jadi Bahasa Resmi di Forum UNESCO

mepnews.id – Dr Mochtar Lutfi SS MHum, ahli bahasa dari Universitas Airlangga memberikan tanggapan perihal penetapan Bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi di forum United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO).

Penetapan ini berlangsung di Paris, Perancis, pada 20 November 2023, dan menjadikan Bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi ke-10 yang terakui di Konferensi Umum UNESCO.

Mochtar Lutfi SS MHum, dosen di Fakultas Ilmu Budaya, mengatakan terakuinya Bahasa Indonesia menjadi bahasa resmi UNESCO merupakan kebahagiaan dan kebanggaan. Terlebih, bahasa merupakan salah satu instrumen penting bagi negara. Selain menjadi sarana komunikasi, bahasa juga menjadi identitas bangsa.

“Penetapan Bahasa Indonesia menjadi bahasa resmi UNESCO merupakan kebanggan tersendiri bagi bangsa Indonesia. Pasalnya, usaha dan upaya bersama untuk menginternasionalisasi Bahasa Indonesia mulai menuai hasil positif,” tutur Kepala Departemen Bahasa dan Sastra Indonesia itu.

Menurutnya, Bahasa Indonesia merupakan bahasa potensial. Pemakai di dalam negeri saja sudah ada lebih dari 250 juta penutur. Selain itu, sejak 2010-an, sekitar 140 ribu orang asing mempelajari Bahasa Indonesia.

“Bahasa Indonesia sangat potensial, karena memiliki banyak penutur. Ini potensi Bahasa Indonesia layak menjadi bahasa resmi internasional,” tutur Lutfi.

Faktor lain yang membuat Bahasa Indonesia berpotensi menjadi bahasa internasional adalah bisa menyatukan rakyat Indonesia. Jika seseorang mempelajari Bahasa Indonesia, maka otomatis ia bisa berkomunikasi dengan seluruh masyarakat yang tinggal di Indonesia.

“Bahasa Indonesia bagi Bangsa Indonesia adalah bahasa nasional. Hal itu menjadikan seluruh suku di Indonesia menggunakan bahasa yang sama ketika berinteraksi. Orang asing cukup belajar satu bahasa untuk berkomunikasi dengan semua orang Indonesia,” kata Lutfi.

 

Facebook Comments

Comments are closed.