Tim UMY Rescue Bantu Pulihkan Layanan di Puskesmas Aceh Tengah

mepnews.id – Saat efek bencana hidrometeorologi di Sumatera masih sangat terasa, Tim Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melanjutkan misi kemanusiaan di Aceh Tengah. Pada Jumat 2 Januari 2026, layanan kesehatan di Puskesmas Ketapang Nusantara, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, bisa diaktifkan kembali.

Dr Iman Permana MKes PhD, dosen Fakultas Kedokteran UMY sekaligus anggota tim UMY Rescue, menjelaskan tim kesehatan juga menjalankan layanan kesehatan bergerak (mobile clinic) ke Desa Jamat dan wilayah sekitarnya. Namun, akses masih sangat terbatas akibat tingginya debit air sungai dan curah hujan yang masih berlangsung.

“Tim kesehatan harus menggunakan perahu rakit dan sling untuk mencapai lokasi pelayanan. Bahkan, sebagian tim mobile belum dapat kembali ke puskesmas karena kondisi sungai belum memungkinkan untuk diseberangi,” ungkapnya, lewat situs resmi umy.ac.id.

Layanan kesehatan UMY Rescue tetap berjalan meski tanpa dukungan listrik dan sinyal komunikasi memadai, serta sumber air yang masih keruh. Ketersediaan genset yang terbatas juga menjadi tantangan dalam koordinasi antara tim kesehatan yang bertugas di Puskesmas dan tim mobile yang melayani masyarakat di lapangan.

Pada hari pertama aktivasi layanan, Puskesmas Ketapang Nusantara mencatat 29 pasien. Yang paling banyak ditangani, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), dermatitis, serta penyakit tidak menular seperti diabetes melitus. Layanan kesehatan ibu tetap diberikan, termasuk pemeriksaan kehamilan dan pelayanan keluarga berencana.

Tim kesehatan yang bertugas merupakan Tim Medis MDMC DIY kloter ketiga 10 personel, terdiri atas dokter, perawat, apoteker, dokter muda, serta mahasiswa FK UMY, Universitas Ahmad Dahlan, dan RS PKU Muhammadiyah Nanggulan.

Meski layanan kesehatan telah berjalan, kebutuhan mendesak masih diperlukan. Antara lain alat pemeriksaan hemoglobin yang masa pakainya kedaluwarsa serta tambahan stok obat-obatan untuk mendukung layanan kesehatan bergerak.

Di Kampung Jamur Konyel, Kecamatan Bintang, kondisi pascabencana dilaporkan belum sepenuhnya pulih. Merespons situasi tersebut, UMY memberangkatkan tim medis pada 29 Desember 2025 sebagai bagian dari misi kemanusiaan yang dikoordinasikan MDMC DI Yogyakarta.

Untuk misi ini, UMY mengirimkan tiga personel tenaga kesehatan yakni dr Iman Permana MKes PhD (Program Studi Kedokteran) dan Arif Wahyu Setyo Budi Ns MKep (Program Studi Keperawatan), dan Titik Puspari (Coass). Tim medis ini diperkuat enam personel dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD) serta satu apoteker dari PKU Muhammadiyah Nanggulan. (Jeed)

Facebook Comments

Comments are closed.