mepnews.id – Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) menggelar Kuliah Lapangan di pusat literasi legendaris Kota Jember, Kampoeng Batja, 25 November 2025.
Dikabarkan situs resmi unmuhjember.ac.id, kegiatan ini bagian dari implementasi Mata Kuliah Keterampilan Membaca yang dikemas di luar ruang agar mahasiswa merasakan atmosfer literasi di masyarakat. Suasana Kampoeng Batja yang asri dan edukatif menjadi ruang belajar ideal bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan sekaligus memperkaya wawasan.
Dr Dzarna MPd, dosen Pengampu Keterampilan Membaca, menegaskan pembelajaran langsung di lapangan memberi pengalaman yang tidak b isa digantikan oleh teori semata. “Kami ingin mahasiswa melihat bagaimana ekosistem literasi tumbuh di tengah masyarakat. Interaksi antara dosen, mahasiswa, dan lingkungan nyata seperti ini akan menciptakan proses belajar yang lebih hidup dan interaktif.”
Iman Suligi, pendiri Kampoeng Batja, menyambut para mahasiswa. Ia lalu menceritakan perjalanan perpustakaan komik pribadi ‘Taman Baca Tintin’ pada era 1980-an hingga berkembang menjadi Kampoeng Batja pada 7 Maret 2009. Kini, Kampoeng Batja dikenal sebagai ikon literasi di Jember.
Mahasiswa antusias menelusuri setiap sudut lokasi. Selain ribuan koleksi buku, mereka juga disuguhi pemandangan deretan barang antik bernilai sejarah yang menambah nuansa vintage dan kenyamanan membaca.
Dinda Latifatul Muhtar, salah satu mahasiswa PBSI, mengaku mendapat pengalaman belajar sangat berbeda. “Rasanya menyenangkan belajar di sini. Suasananya santai, tapi ilmunya dapat. Kami melihat langsung tantangan dalam membangun budaya baca dan berdiskusi dengan Pak Iman Suligi mengenai karya serta sejarah Kampoeng Batja.”



POST A COMMENT.