RBC Institute AMF Ajak Anak Desa Karangnongko Cintai Buku

mepnews.id – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), melalui Rumah Baca Cerdas Institute Abdul Malik Fadjar (RBC Institute AMF), berkolaborasi dengan komunitas Republik Gubuk, menggelar kegiatan literasi menggunakan Mobil Bakti Terhadap Bangsa (Mobil Terbang) di Pondok Anyam, Dusun Paras, Desa Karangnongko, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, 4 Januari 2026.

Direktur Eksekutif RBC Institute A. Malik Fadjar, M. Subhan Setowara MA, menjelaskan kegiatan ini upaya konkret menghadirkan akses bacaan inklusif. Pihaknya ingin memastikan budaya membaca tidak hanya eksklusif di ruang formal, tetapi juga dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di tingkat komunitas.

“Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci memperluas jangkauan gerakan literasi. Kegiatan serupa akan terus kami inisiasi agar upaya pelestarian budaya baca dapat menjangkau setiap lapisan masyarakat, sekaligus memperkuat literasi sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia,” ungkap Subhan lewat situs resmi umm.ac.id.

Puluhan peserta yang terdiri dari anak-anak dan warga setempat datang dan mengerubuti Mobil Terbang yang membawa beragam koleksi buku. Kepala Dusun Paras, Hani Masudi, mengapresiasi langkah UMM ini mengingat kehadiran perpustakaan keliling sangat relevan di tengah tantangan era digital.

“Kami sangat antusias dengan kehadiran Mobil Pustaka dari RBC Institute AMF. Program ini sangat membantu kampung kami meningkatkan minat baca anak-anak. Di saat gawai mendominasi, mobil ini menjadi inovasi yang mampu menarik kembali perhatian anak-anak terhadap buku.”

Kegiatan dilaksanakan di Pondok Anyam, salah satu ruang belajar di bawah naungan komunitas literasi Republik Gubuk yang dipimpin Fachrul Alamsyah (Cak Irul). Sinergi antara RBC Institute AMF dan Pondok Anyam memperkuat ekosistem literasi, khususnya dalam menumbuhkan kreativitas dan kebiasaan belajar anak sejak dini.

Acara ini melibatkan mahasiswa UMM yang mendampingi anak-anak selama proses membaca dan belajar. Melalui program ini, UMM berharap dapat terus menghadirkan literasi yang kontekstual dan menyenangkan, sebagai bagian dari ikhtiar mencerdaskan kehidupan bangsa dan merawat budaya literasi hingga ke pelosok desa. (Faqih Ahmad)

Facebook Comments

Comments are closed.