Ada Simulasi Gempa di SD Negeri 1 Grobogan

mepnews.id – Tiba-tiba terdengar bunyi sirine meraung-raung di SD Negeri 1 Grobogan, Jawa Tengah. Para siswa segera mengangkat tas di atas kepala, lalu bersama guru bergerak tertib mengikuti jalur evakuasi menuju assembly point di lapangan sekolah. Semua tampak tenang, saling membantu teman, serta menunggu arahan guru.

Bukannya ada gempa bumi sungguhan, yang mereka lakukan adalah simulasi jika terjadi bencana. Mereka dilatih mengenali bunyi alarm evakuasi, memahami jalur evakuasi yang ditandai dengan rambu khusus, hingga mempraktikkan teknik perlindungan diri.

Pelatihan tanggap bencana ini bagian dari Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas negeri Semarang (Unnes) GIAT 12 SKM 2025 Kelurahan Grobogan, pada 29 Juli 2025. Dikabarkan situs resmi unnes.ac.id, kegiatan bertema ‘Sekolah Tangguh Siap Hadapi Gempa Bumi’ ini diikuti 74 peserta siswa kelas 5 dan 6, wali kelas, serta guru olahraga.

Rangkaian kegiatan diawali dengan materi fenomena gempa bumi, mulai dari penyebab, karakteristik, hingga dampak. Tim KKN juga memberikan pemahaman tentang prosedur penanganan sebelum, saat, dan setelah gempa. Materi disampaikan secara interaktif dengan bantuan media visual, simulasi mini, serta lagu edukatif tentang kesiapsiagaan yang mudah dipahami dan dipraktikkan siswa.

Antusiasme peserta tampak dari keterlibatan aktif siswa dalam menjawab pertanyaan maupun melaksanakan instruksi simulasi. Beberapa siswa bahkan menunjukkan kepedulian dengan mengajukan pertanyaan mengenai cara melindungi keluarga ketika gempa terjadi di rumah.

Koordinator kegiatan, Muhammad Ainur Rofiq dan Fransiska Dwiyandari, menyampaikan program ini menjadi upaya mahasiswa KKN Unnes meningkatkan kesiapsiagaan bencana di lingkungan sekolah dasar.

Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa dan guru SD Negeri 1 Grobogan dapat menjadi pelopor budaya tanggap bencana di sekolah, di lingkungan keluarga dan masyarakat sekitar. Dengan begitu, terbentuk sekolah tangguh yang siap menghadapi bencana sekaligus mendukung terwujudnya masyarakat yang lebih aman dan berdaya tahan.

Facebook Comments

Comments are closed.