Suntuk? Galau? Ke Laut Aja…!

Oleh: Esti D. Purwitasari

mepnews.id – Seorang rekan kerja datang dengan wajah kusut. Ia lalu curhat tentang mood-nya yang sedang turun. Ia mengaku suntuk, galau, tidak fresh.

“Urusan rumah, urusan pekerjaan, sudah beres nggak?” tanya saya.

“Sepertinya semua beres dan baik-baik saja, Mbak,” dia jawab.

“Sholat?”

“Sudah lebih-lebih, malahan.”

“Kalau gitu, akhir pekan besok ke laut saja. Sholat di pinggir laut.”

…………

Pembaca yang budiman, saran yang saya berikan itu tentu ada dasarnya. Ada banyak hasil penelitian ilmiah yang menyebutkan air sangat mempengaruhi suasana hati kita. Berada di dekat laut, danau, air terjun, sungai, kolam renang, waduk, bisa menentramkan fikiran.

Ada penelitian yang menunjukkan, sekadar 20 menit per hari berjalan-jalan di ‘ruang biru’ (yang bisa melihat air) bakal bisa segera meningkatkan mood. Bahkan, bagi yang tidak bisa keluar ruang karena masalah kesehatan, melihat laut di televisi saja bisa mengurangi kebosanan dan bahkan mengurangi rasa sakit saat dalam perawatan.

Dekat dengan air juga terkait dengan usia dan kepuasan hidup. Coba cek ‘zona biru’ Okinawa di Jepang; Sardinia di Italia; Nicoya di Kosta Rika; Ikaria di Yunani, dan Loma Linda di California. Lima kawasan ini dihuni banyak orang berusia di atas 100 tahun. Di di Kanada, di antara satu juta orang, tingkat risiko mortalitas menurun bisa dijumpai pada orang-orang ang hidup dalam jangkauan 250 meters dari air laut atau danau.

Jika diruntut menurut tradisi kesejarahan, orang sudah sangat mengenali khasiat kesehatan dari air. Orang Yunani kuno pergi ke sumber air lalu mandi untuk memulihkan kesejahteraan tubuh dan fikiran. Orang Jepang dari dulu hingga sekarang mempraktikkan misogi yakni ritual pembersihan jiwa-raga dengan air. Bahkan, Nabi Muhammad SAW menasihatkan orang untuk berwudhu saat dilanda amarah (HR. Ahmad bin Hanbal).

Melihat laut, danau, sungai, air terjun, air kolam atau air dalam jumlah besar memang efek psikologis yang dapat menentramkan suasana hati.

Banyak orang mengasosiasikan air dengan liburan, relaksasi, dan rekreasi. Air mengingatkan orang dengan momen menyenangkan seperti berenang, berlibur di pantai atau di danau. Sebagai hasilnya, melihat air saja dapat memicu kenangan dan pengalaman positif yang dapat meningkatkan suasana hati secara keseluruhan.

Pemandangan luas air yang tenang dan gerakan air yang lembut dapat menciptakan efek visual menenangkan. Melihat permukaan air datar atau ombak bergulung dapat menginduksi perasaan kedamaian dan ketenangan. Suara air, berupa ombak atau aliran sungai, dapat memberikan efek menenangkan dan membantu meredakan stres.

Alam bisa menenangkan pikiran dan meredakan stres. Pemandangan perairan bisa menjadi variasi bagi lingkungan perkotaan yang sibuk dan bising. Maka meluangkan waktu di sekitar perairan bisa memberi kesempatan kita terhubung dengan alam dan melepaskan ketegangan yang kita rasakan.

Melihat pemandangan air yang luas dan alam yang indah dapat membantu mengalihkan perhatian dari masalah sehari-hari dan stres yang mungkin kita alami. Fokus pada keindahan alam dapat membantu mengurangi kecemasan dan meningkatkan suasana hati secara keseluruhan.

Jadi, yuk ke laut….

Facebook Comments

Comments are closed.