Penyiraman Vertikal Otomatis untuk Kebakaran Hutan

mepnews.id – Kebakaran hutan boleh dikata bisa terjadi hampir setiap tahun di Kalimantan. Selain upaya pencegahan, upaya penanggulangan serius dibutuhkan untuk meminimalisir dampak. Untuk mengatasi kebakaran hutan, Aji Akbar Firdaus ST MT Dosen Vokasi Universitas Airlangga bersama rekan-rekan dari Institut Teknik Kalimantan dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember mengembangkan invensi penyiram vertikal otomatis.

Selain mendeteksi api penyebab kebakaran, penyiram ini juga memiliki keunikan pada posisinya yang dikondisikan berdiri dan tidak memerlukan lahan yang luas. “Penyiram berdiri ini disamakan dengan kondisi pohon-pohon yang menjulang ke atas, sehingga penyiram dibuat senatural mungkin,” ungkap Aji.

Nantinya, prototyping menjalani uji coba dan kalibrasi komponen sesuai kondisi hutan yang ditempati. Karena ukurannya yang tinggi, alat ini direkomendasikan untuk langsung dirakit di titik-titik hutan yang memiliki riwayat historis munculnya api.

“Ukurannya antara 5-10m. Agak sulit semisal dibuat di Surabaya lalu dikirim ke Kalimantan. misalnya. Maka, lebih baik dirakit di tempat alat ini mau dipasang. Bisa jadi, komponennya jadi lebih mahal,” sebutnya.

Alat ini menggunakan sumber tenaga dari panel surya yang telah diteliti bersama tim.

“Sebelumnya kami membuat penelitian mengenai solarcell. Kemudian, hasil penelitian itu diimplementasikan untuk membawa manfaat lebih luas lagi, tidak hanya dalam lingkup rumah tangga,” sebut dosen program studi Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol tersebut.

Alat ini telah mengantongi paten sederhana dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI).

Aji berharap invensi ini mampu memberikan manfaat, utamanya dalam penanggulangan bencana kebakaran hutan. “Agar bisa menjadi cikal bakal untuk dapat mengurangi kebakaran hutan, dan dampaknya yang membahayakan,” ucapnya. (*)

 

Facebook Comments

Comments are closed.