LDKS SMA Taruna Bhakti Gondang Tekankan Kedisiplinan

mepnews.id – Tidak diragukan lagi, pemimpin yang disiplin dapat menghasilkan produktivitas dan efisiensi tim. Ciri-ciri pemimpin yang disiplin adalah, sangat perhatian terhadap detail dan presiasi terhadap proses, fokus pada jadwal waktu dan tenggat waktu, dan menekankan keteraturan sehingga semua terkendali.

Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) SMA Taruna Bhakti dari Kecamatan Gondang, Bojonegoro, diarahkan ke kedisiplinan. Maka, latihan yang berlangsung di DeDurian Park Wonosalam, Jombang, pada 18-19 Fabruari 2023 ini diarahkan ke kedisiplinan para pengurus OSIS.

Saat sambutan pembukaan, Dwi Korayana selaku Kepala SMA Taruna Bhakti meminta 43 peserta pelatihan untuk menimba ilmu sebanyak-banyaknya pada para trainer di LDKS ini. “Jadikan pengalaman berlatih di sini sebagai bekal kepemimpinan kalian di masa datang,” ujarnya.

Dicky Alex, salah satu trainer segera mengkondisikan para peserta untuk disiplin sesuai jadwal waktu dan kegiatan. Dengan meminta kesepakatan pada peserta LDKS, ia mengarahkan cara menata sepatu, tas, tempat tidur, salat, makan dan lain-lain.

“Saat makan, peserta saya arahkan untuk duduk melingkar dan jangan sampai ada yang membelakangi peserta lain. Tujuannya, tidak sekadar makan, tapi juga untuk menyatukan kemistri dan solidaritas sejak awal. Peserta juga dikomando waktu makan agar tidak saling mendahului,” kata ia.

Tak pelak, untuk mendapatkan tiga kali makan, para peserta pun berlatih sabar dan teratur. Sabar untuk tidak keburu memakan sajian di depan mata sambil menunggu teman lain yang masih belum mendapatkan jatah. Usai makan, peserta juga menata sendiri piring dengan rapi.

Anggi Dwi Lestari, salah satu peserta, menilai pelatihan kedisiplinan dalam LDKS ini mengajarkan kerapian dan keteraturan. “Di sini, sepatu kami tata rapi berjajar menghadap luar pintu hall hingga pintu kamar tidur. Di rumah, sandal dan sepatu saya tidak rapi. Di sekolah, saya sangat jarang buka sepatu. Bukanya hanya saat di musala. Itu pun sepatu dilepas begitu saja dan tidak ditata rapi.”

Dalam sesi lain, games yang melibatkan aktivitas fisik juga disampaikan saat pemberian materi tentang kepemimpinan dan teamwork. Games yang ditampilkan antara lain untuk melatih mental kompetitif, menyelesaikan masalah dan menuntaskan tantangan, serta melatih rasa saling percaya pada teman.

Setelah jelajah alam lintas medan keliling kebun DeDurian Park, peserta mengikuti aktivitas outbound. Games yang diberikan untuk melatih problem solving, mengatasi rasa takut, dan kerja sama tim.

Facebook Comments

Comments are closed.