MEPNEWS.ID – Makanan Chiki Ngebul, tahukah Anda? Yaitu sejenis makanan camilan yang digemari anak-anak, yang memadukan camiland negan nitrogen cair sehingga berasap.
Makan ini kini sedang trending, lantaran banyak memakan korban, akibat mengkonsumsi Chiki Ngebul ini.
Sejumlah anak-anak di berbagai daerah diketahui terpapar keracunan akibat mengkonsumsi chiki ngebeul.
Bahkan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia kini resmi melarang penjualan chiki ngebul, lantara banyak memakan korban.
Seorang bocah berusia enam tahun di Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, Jawa Timur, juga harus menjalani operasi bedah setelah mengonsumsi chiki ngebul ini.
Bocah berinisial G ini diketahui mual dan muntah-muntah sehari setelah memakan chiki ngebul.
Pelaksana tugas Dinas Kesehatan Jember, Koeshar Yudyarto Jumat (13/1/2023) mengungkapkan anak tersebut mengalami diare dan nyeri pada pencernaannya.
Menurut Koeshar, Kkondisi G tidak membaik dalam beberapa hari kemudian.
View this post on Instagram
“Penyakit ini timbul hilang terus, sampai pada akhirnya anak ini dinyatakan mengalami infeksi pencernaan,” kata Koeshar.
Setelah dibawa ke dokter dan diperiksa, G terpaksa harus menjalani operasi bedah pada bagian pencernaan.
Koeshar berharap kepada warga Jember agar betul-betul berhati-hati dalam mengonsumsi makanan.
Koeshar mengatakan, penggunaan nitrogen dalam makanan secara langsung tidak boleh untuk langsung dikonsumsi, karena ini bisa mengganggu pernapasan berupa gejala sesak nafas.
Pada pencernaan bisa membuat rasa terbakar, mulai dari mulut, tenggorokan, dan bahkan bisa meningkatkan tekanan pencernaan secara cepat.
Peningkatan tekanan pada pencernaan secara cepat ini berbahaya, bisa menimbulkan trauma pada pencernaan.
“Jadi marilah kita mengonsumsi makanan yang baik dan sehar, serta hindari makanan-makanan yang membahayakan kesehatan tubuh kita,” jelas Koeshar.
Dinas Kesehatan Jember segera mengambil langkah pencegahan.
“Kami melakukan sosialisasi terhadap tiga rumah sakit daerah dan 50 puskesmas tentang bahaya chiki ngebul ,” jelas Koeshar seperti lansir beritajatim.com.
Institusi dan tenaga kesehatan di Jember diminta membantu sosialisasi bahaya chiki ngebul kepada masyarakat.
Dilarang
Karena sudah memakan korban, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pun mengeluarkan Surat Edaran Nomor KL.02.02/C/90/2023 tentang Pengawasan Terhadap Penggunaan Nitrogen Cair Pada Produk Pangan Siap Saji.
Aturan ini pun ditandatangani Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Maxi Rein Rondonuwu pada 6 Januari 2023.
Kemenkes juga mengimbau kepada masyarakat jika mengalami gejala keracunan setelah mengonsumsi ciki ngebul atau pangan siap saji mengandung cairan nitrogen agar membawa korban segera ke fasilitas kesehatan dan menghubungi kontak WhatsApp Public Health Emergency Operation Centre (PHEOC).
Nantinya, kata Dirjen Maxi, temuan itu akan diinvestigasi oleh Tim Gerak Cepat (TGC) sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 2 Tahun 2013 tentang Kejadian Luar Biasa (KLB) Keracunan Pangan. (*)


