Stasiun Penukaran Baterai Terus Dikembangkan

mepnews.id – Tim riset dosen Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) bersama PT Wiksa Daya Pratama (WDP) menggagas Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) sebagai upaya mendorong ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

Ketua tim riset dari ITS, Alief Wikarta ST MScEng PhD, mengungkapkan tiga dari sembilan unit SPBKLU merupakan hasil riset yang didanai program matching fund Kedaireka. Enam lainnya dipesan PT Pertamina dan telah disebar di Bali sebagai upaya menyukseskan perhelatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20.

“SPBKLU ini nantinya dapat digunakan para pengemudi transportasi online yang menggunakan sepeda motor lokal GESITS,” paparnya.

Menurut Alief, penelitian dilatarbelakangi banyaknya pengguna yang merasa pengisian daya baterai motor listrik memakan waktu cukup lama.

“Sebagai upaya mempersingkat waktu, kami berinovasi membuat gerai penukaran baterai sehingga pengguna lebih nyaman dan efisien,” ujar dosen Departemen Teknik Mesin ITS tersebut.

Tampilan aplikasi Wiksa Swap Station untuk transaksi dan monitoring rancangan tim dosen ITS.

Chief Financial Officer (CFO) PT WDP, Mochammad Ilham Firdaus STrKom, menjelaskan SPBKLU ini memiliki 10 slot baterai dengan model sliding cabinet. Produk ini telah didukung protokol komunikasi RS485 CAN 2.0 dan jaringan Local Area Network (LAN) atau Wi-Fi.

“Produk ini memiliki multiple protection, seperti lightning protection, over-load protection, over-charge protection, short circuit protection, dan temperature protection,” paparnya.

SPBKLU dilengkapi battery backup sebesar 12V 7Ah yang dapat memberikan cadangan energi selama tiga hingga empat jam dalam kondisi idle atau standby. Pada tiap unit SPBKLU sudah terpasang kamera keamanan.

Interface yang disematkan di SPBKLU sudah Android based sehingga teknis penukaran baterai menjadi lebih mudah. Pengguna hanya perlu menukar baterai lama dengan baterai baru yang sudah tersedia di dalam laci SPBKLU dalam waktu kurang dari lima menit.

“Dengan bantuan tim riset ITS, kami juga merancang Wiksa Swap Station, sebuah aplikasi bagi pengguna untuk melakukan monitoring dan transaksi berbasis QR Code,” kata Ilham ini.

Aplikasi ini juga memuat fitur-fitur unik. Di antaranya fitur lokasi SPBKLU terdekat, riwayat transaksi, hingga status baterai dan SPBKLU secara real time. Aplikasi ini dapat diunduh pengguna lewat PlayStore maupun AppStore di ponsel cerdas masing-masing.

SPBKLU hasil inovasi ITS dan PT WDP yang dikembangkan dan dikomersilkan Pertamina di Bali.

Selain Alief yang mewakili Departemen Teknik Mesin ITS, 12 dosen lain yang terlibat berasal dari tujuh disiplin ilmu berbeda. Yang dari ITS adalah Departemen Teknik Mesin Industri, Teknik Elektro, Teknik Informatika, Desain Komunikasi Visual, Teknik Sistem dan Industri, serta Teknik Instrumentasi, hingga program studi Teknologi Rekayasa Internet dari Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS).

Salah satu Battery Swap Station (BSS) atau SPBKLU di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Jl Hayam Wuruk, Denpasar.

Soft launching SPBKLU pertama di kawasan Jimbaran 2, Juni 2022.

“Dalam merancang SPBKLU, kami tak boleh hanya fokus pada sistem manufakturnya, tetapi juga pada desain, elektronika, pengembangan aplikasi, serta sektor bisnis,” urainya.

Meski beberapa produk serupa sudah banyak di pasaran, SPBKLU karya tim riset ITS dirancang dengan algoritma lebih unggul dan aplikasi lebih praktis.

Walau begitu, Alief mengaku mengalami beberapa tantangan saat merancang aplikasi. Utamanya di sisi keamanan mengingat kini tengah marak kasus pembobolan data.

“Ke depan, kami akan terus memperhatikan keamanannya agar data pribadi pengguna tak bocor,” tegasnya memastikan.

Alief meyakini sepeda motor listrik akan menjadi keniscayaan di masa mendatang. Untuk itu, dosen yang meraih gelar doktornya di National Taiwan University of Science and Technology (NTUST) tersebut tak ingin merek-merek lokal tergeser oleh merek asing.

“Kami akan mencoba konsisten dalam merancang inovasi seperti SPBKLU ini agar karya lokal bisa menjadi pilihan pertama bagi konsumen,” ujarnya. (Erchi Ad’ha Loyensya)

Facebook Comments

Comments are closed.