8 Tokoh Nasional Hadir untuk Rembug Bojonegoro

mepnews.id – Selasa, 20 September 2022, seluruh jajaran pengelola KSK (Kajian Sor Keres), yang juga panitia kegiatan ‘Rembug Bojonegoro Part 1’, berkumpul di bawah pohon keres di Warung Bu Tiyo (WBT) jalan dr. Suharso no. 15 Bojonegoro. Mereka berkumpul untuk checking terakhir dan sekaligus finalisasi kesiapan acara yang akan dilaksanakan pada Selasa 27 September 2022 di Aston Hotel Bojonegoro itu.

Konfirmasi terakhir, delapan tokoh nasional asal Bojonegoro yang sangat mencintai tanah kelahirannya itu siap hadir. Mereka adalah Profesor Widodo yang saat ini Rektor Universitas Brawijaya, Profesor Al Makin yang jadi Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Yogyakarta, Profesor M. Syamsul Huda dari Universitas Islam Negeri (UIN) Surabaya. Akan hadir pula Dr. Teguh Haryono staf khusus Menteri Pertahanan, Dr. Jupriyanto dosen Universitas Pertahanan, serta Ismail Fahmi pakar Informasi dan Teknologi (IT).

“Untuk Menteri Sekretaris Negara Prof. Pratikno, kami masih terus berkomunikasi untuk mendapatkan kepastian kehadiranya,” kata Sekretaris KSK, M. Yazid Mar’i.

“Insya Allah juga akan hadir anggota DPR RI Dapil Bojonegoro-Tuban, DPRD Propinsi Jawa Timur, tokoh pers nasional M. Yasin dari Kilkres.id, mantan Kapolres Bojonegoro Budi Hendrawan, M. Nur Aris Soim selaku ketua Asian-African Youth Government, dan masih banyak lagi.”

Ketua KSK, Dry Subagyo, menjelaskan acara Rembuk Bojonegoro Part 1 ini adalah ikhtiar kawan-kawan Komunitas Sor Keres untuk berkontribusi positif terhadap pembangunan di Bojonegoro. Harapannya, dari acara ini akan lahir gagasan, ide, konsep yang inovatif untuk kemajuan Bojonegoro.

Mas Dry -panggilannya- menegaskan, acara yang digagas ini tanpa muatan politis dari siapa pun. “Salah satu bukti, seluruh acara dibiayai dari uang pribadi kawan-kawan yang tergabung dalam KSK.”

Untuk menyemarakkan kegiatan ini, dilakukan pula kegiatan menulis essay untuk siswa SMA dan mahasiswa dengan hadiah jutaan rupiah. “Lomba ini untuk menggelorakan semangat menulis dan mencintai Bojonegoro,” tambah Mas Dry, yang juga pengusaha asal Kecamatan Gondang.

Abdus Safiq, Seksi Kesekretariatan yang juga moderator kajian KSK setiap Selasa, menyampaikan, “Peserta acara bertema ‘Bojonegoro Masa Depan, Realita dan Harapan’ ini terbatas hanya 100 orang mewakili komunitas-komunitas di Bojonegoro. Di antaranya dari Asosiasi Guru, Asosiasi Kontraktor dan Konsultan, Asosiasi UMKM, Asosiasi Pedagang Pasar, Lembaga Swadaya Masyarakat, Perkumpulan para petani, Asosiasi Kepala Desa dan Perangkat Desa, Komunitas Pegiat Seni dan Budaya, Organisasi Masyarakat, Organisasi Kemahasiswaan, Organisasi Pengusaha, dan komunitas-komunitas lainnya.”

Hadir dalam rapat chekking terahir wartawan media online Damarinfo.id. Mas Dry mewakili KSK meminta maaf jika ada yang belum dapat kesempatan mengikuti acara Rembuk Bojonegoro Part -1 ini. “InsyaAllah akan diundang pada Rembug Bojonegoro Partai 2. Doakan, ya. Moga Allah memberi kelapangan rejeki agar dapat menggelar Rembug Bojonegoro Part 2, Part 3 dan seterusnya,” kata Dry menjawab pertanyaan wartawan.

(M. Yazid Mar’i)

Facebook Comments

Comments are closed.