Breaking News
- NewsUIN Ar-Raniry Kaji Jejak Syekh Yusuf di Jaringan Samudra Hindia
- HeadlineUnimor Hadir di IHEF 2026 Timor Leste
- HeadlineMahasiswa Polije Terapkan Inovasi HoloPuzzle di SDLB
- Guru MenulisDuduk Lama Nonton Tv dan Kondisi Penyusutan Otak
- LiterasiSubece Luncurkan Buku Antologi Dongeng untuk Anak
- HeadlineMahasiswa UMY Olah Limbah Ikan Nila Jadi Nanohidrogel Pencegah Amputasi
- NewsUnsri Gelar International Summer Course di Lahan Basah Sumsel
- NewsUM Indonesia Gandeng 12 Organisasi Olahraga Kota Bekasi
- HeadlineUnja Gandeng KIP Perkuat Keterbukaan Informasi Publik
- NewsPeksiminas 2026, ISI Bali Raih 4 Penghargaan
Bakul Dawet Ber-IPK 3,84
mepnews.id – Setamat SMP, tidak pernah terlintas di benak Dimas Landung Dwi Prakoso untuk kuliah. Bahkan, ia tidak tahu apakah bisa melanjutkan ke jenjang SMA. Itu karena keluarganya tidak mendukung dan terkendala keuangan. Maka, Landung memberanikan diri masuk ke pondok khusus yang menampung anak yatim dan duafa. Pondok Pesantren Darul Fatihah Pundong Bantul. “Dengan ikut
Read More

