Breaking News
- HeadlineKemarau Ekstrem dan Karhutla, Masyarakat Kalbar akan Shalat Istisqa’
- NewsRSLK Dampek Dekatkan Layanan Warga Terdampak Gempa Flores
- HeadlineRS Kapal Ksatria Airlangga Bantu Penanganan Bencana Gempa NTT
- NewsUhamka Galang Bantuan untuk Korban Gempa Flores
- Guru MenulisKaryawan Lebih Nyaman pada Boss AI daripada Boss Manusia
- NewsKKN UIN Imam Bonjol di Nagari Bukik Batabuah Berakhir
- HeadlineUnram Peduli Korban Bencana NTT
- HeadlineCrisis Command Center Karhutla UIN Palangka Raya Diresmikan
- NewsKKN Widya Gama Lumajang Bikin Festival Kampung Gendhis
- HeadlineAntisipasi Karhutla, UIN Antasari Tambah Fasilitas Selang Air
Potensi Kemarau Panjang, Petani Perlu Mitigasi Risiko Gagal Tanam
mepnews.id – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim kemarau akan tiba lebih awal, berlangsung lebih lama, sekaligus memiliki intensitas hujan lebih rendah dibandingkan rata-rata. Prediksi yang akan terjadi April ini tentu memengaruhi sektor pertanian yang bergantung dengan sumber daya air hujan maupun irigasi. Dosen Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada, Bayu Dwi Apri Nugroho
Read More

