Breaking News
- Guru MenulisMengatasi Bad Mood dengan Retail Therapy
- FokusLana Si Penghubung Mahasiswa Tuli
- NewsKarhutla, UBT Tetap Kuliah
- NewsMahasiswa dan Kampus Unika Santu Paulus Ruteng Terdampak Gempa
- HeadlineKemarau Ekstrem dan Karhutla, Masyarakat Kalbar akan Shalat Istisqa’
- NewsRSLK Dampek Dekatkan Layanan Warga Terdampak Gempa Flores
- HeadlineRS Kapal Ksatria Airlangga Bantu Penanganan Bencana Gempa NTT
- NewsUhamka Galang Bantuan untuk Korban Gempa Flores
- Guru MenulisKaryawan Lebih Nyaman pada Boss AI daripada Boss Manusia
- NewsKKN UIN Imam Bonjol di Nagari Bukik Batabuah Berakhir
Kuchisabishii, saat Mulut Minta Terus Diisi
Oleh: Esti D. Purwitasari mepnews.id – “Aduh, Mbak, anak saya sering banget ngemil. Baru aja makan nasi, eh setengah jam kemudian ia cari-cari biskuit. Ini lapar beneran atau cuma mulutnya yang gabut?” Rina mulai curhat. Saya tersenyum, “Kalau di Jepang, itu namanya kuchisabishii. Mulut merasa kesepian. Makan bukan karena lapar, tapi karena bosan atau butuh
Read More

