Breaking News
- NewsKarhutla, UBT Tetap Kuliah
- NewsMahasiswa dan Kampus Unika Santu Paulus Ruteng Terdampak Gempa
- HeadlineKemarau Ekstrem dan Karhutla, Masyarakat Kalbar akan Shalat Istisqa’
- NewsRSLK Dampek Dekatkan Layanan Warga Terdampak Gempa Flores
- HeadlineRS Kapal Ksatria Airlangga Bantu Penanganan Bencana Gempa NTT
- NewsUhamka Galang Bantuan untuk Korban Gempa Flores
- Guru MenulisKaryawan Lebih Nyaman pada Boss AI daripada Boss Manusia
- NewsKKN UIN Imam Bonjol di Nagari Bukik Batabuah Berakhir
- NewsMahasiswa UMKU Dibekali Keterampilan Evakuasi dan Pertolongan Pertama
- HeadlineUnram Peduli Korban Bencana NTT
Jangan Sampai ‘Patah Hati’ Jadi ‘Patah Umur’
Oleh: Esti D. Purwitasari mepnews.id – Diskusi empat kawan pada Februari ini diwarnai suasana sendu. Salah satunya oleh curhatan teman yang rasan-rasan soal ‘broken heart.’ “Patah hati itu bisa terjadi karena berbagai keadaan,” kata Fanti memberi ceramah. “Bisa berupa putusnya hubungan romantis, pengkhianatan teman baik, hingga pengalaman traumatis dan tak terduga. Yang jelas, kondisi mental
Read More

